Kominfo

Kominfo

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menandatagani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Kemenkumham bersama IRJEN Kemenkumham, Aidir Amin Daud dan Kakanwil Hukum dan Ham Sulbar, Andi Farida di ruang Pola Kantor Gubernur Sulbar, Jumat, 2 Juni 2017. Selain Penandatangan Mou, sekaligus penyerahan sertifikat tanah hibah dari Gubernur Sulbar Kepada Kementerian Hukum dan Ham RI dengan tanah seluas 4.870 M persegi yang terletak pada kelurahan Rangas dengan status tanah sertifikat hak pakai Pemrov Sulbar tahun perolehan 2008 digunakan untuk kantor wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sulbar dan Tanah seluas 8.205 M persegi yang terletak pada kelurahan rangas dengan status tanah sertifikat hak pakai Pemprov Sulbar tahun perolehan 2008 digunakan untuk kantor Imigrasi Kelas II Mamuju, Tanah Seluas 59.715 yang terletak di kelurahan Sinyonyoi dengan status tanah sertifikat hak pakai pemprov Sulbar tahun perolehan 2010 digunakan untuk kantor Rupbasan,lembaga pembinaan khusus anak dan lembaga pemasyarakatan perempuan Mamuju dan tanah seluas 10.000 M persegi yang terletak pada kelurahan rangas dengan status sertifikat hak pakai pemprov Sulbar tahun 2011 digunakan untuk perumahan dinas Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham Sulbar yang diwakili oleh Kepala kantor Wilayah Kementerian Hukum dan ham Sulbar, Farida dan sekaligus penandatanganan prasasti peresmian kantor rumah penyimpanan benda sitaan Negara Kepas 1 Mamuju. Pelaksaan Mou ini turut hadir kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang, Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Pimpinan OPD Lingkup Sulbar dan para Asisten Lingkup Sulbar.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar memukul Gong sebagai tanda louncing Aplikasi Pengadministrasian Acara Secara Elektronik atau di singkat Si Admicara dan aplikasi tersebut telah resmi digunakan. Pada acara lounching turut dihadiri kapolda Sulbar Brigjen Pol Nandang, Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, para staf ahil lingkup Pemprov Sulbar dan para pejabat eselon III dan IV serta para operator dan seluruh OPD. Kegiatan ini laksanakan dilantai IV kantor Gubernur Sulbar, pada tanggal 2 Juni 2017. Mengawali sambutan Gubernur, Ali Baal Masdar menyampaikan tentang perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang saat ini berdampak signifikan pada perubahan kehidupan berbangsa dan bernegara termasuk pada tata kelola pemerintahan yang makin modern. Yang ditandai dengan perubahan paragdigma menuju digital berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Selain itu, perubahan tersebut diarahkan pada ketersedian informasi data yang menghubungkan antar instansi pemerintah . Dalam rangka otomatisasi pola kerja birograsi dan pelayanan publik ,profesional dan transparan untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif. " sebagai bagian dari pola kerja birograsi, saya mengapresiasi gagasan dan langkah inovatif kepala Biro Umum dan Perlengkapan Sekretariat sebagai penanggungjawang yang telah mendorong pemanfaatan teknologi informasi dalam melakukan pengadministrasian acara pemerintah Provinsi Sulbar agar lebih teratur dan terkendali . Sehingga unsur pimpinan dapat melakukan monitoring langsung aktifitas kinerja disetiap OPD yang melaksanakan kegiatan baik kegiatan yang dananya bersumber dari APBD dan APBN, Ucap Ali Baal.Si Admicara diharapkan bisa memberi manfaat yang besar untuk peningkatan kinerja dan tata kelola birograsi Pemerintah Provinsi Sulbar yang makin cepat,modern dan efektif. Mengingat begitu banyaknya kegiatan yang diselenggarakan baik Pemprov, kabupaten dan Instansi Vertikal,Lembaga dan organisasi masyarakat, sehingga sistem pengaturan administrasinya membutuhkan keberadaan aplikasi berbasis teknologi informasi. Selain itu, pengaturan jadwal acara agar dilakukan penguatan pada aspek sistem pelaporan hasil setiap acara dan kegiatan yang dilaksanakan dan diikuti oleh OPD yang sering diabaikan. "Laporan tersebut harus disajikan dalam bentuk dokumen tertulis dan tersimpan sebagai dokumen elektronik…

Pemerintah Provinsi Sulbar melalui biro umum dan perlengkapan sekretariat menggagas sekaligus melaunhcing aplikasi si Admicara pengadministrasian acara secara elektronik di Provinsi Sulbar. Pelaksanaan Launching di gelar di lantai IV kantor Gubernur dan dihadiri oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Kapolda Sulbar Irjen Pol Nandang, Kepala Balitbangda Jamil Barambangi, Kepala Biro Umum Saparuddin, para pejabat eselon II dan III dan para operator lingkup pemprov Sulbar. Louncing tersebut langsung dibuka oleh Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar dengan pemukulan Gong sebagai tanda aplikasi Admicara telah resmi digunakan. Sistem pengadministrasian ini yang memiliki tujuan untuk menertibkan penyajian administrasian yang berkaitan dengan acara, penjadwalan waktu,pengaturan tempat,penetapan pimpinan yang akan hadir sampai dengan pelaporan dan penyimpanan dokumen hasil kegiatan beserta foto dan adminsitrasi pendukung lainnya. Disampaikan Biro Umum Sulbar, Saparuddin bahwa sistem ini didorong sebagai bagian dari penguatan tanggungjawab biro umum dan perlengkapan yang memiliki salah satu tugas pokok yaitu melakukan pelayanan ketatausahaan pimpinan dan berkewajiban untuk menciptakan fasilitasi administrasi agar tugas dan aktifitas pimpinan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. "sistem adminsitasi ini diharapkan bisa mengatur penjadwalan kegiatan pemprov yang saat ini masih kurang teratur, masih menggunakan manual, belum terintegrasi, informasi masih lambat dan masih tumpang tindih. Dengan adanya sistem ini kiranya dapat memberikan manfaat keberdaannya, Ujar Sapar . Sistem Admicara nantinya bisa terintegrasi,terinformasi,terdokumentasi,terkendali dan teratur. Yang nantinya diharapkan administarasi yang berkaitan dengan acara yang diselenggarakan oleh OPD akan lebih baik,efektif,efisien dan informasi tersampaikan lebih cepat dan akurat .lanjut lagi bahwa sistem Admicara telah kami dorong untuk menjadi sebuah kebijakan pimpinan Pemprov Sulbar dalam bentuk Pergub dan dioperasionalkan melalui SOP sebagai dasar pelaksanaan bagi seluruh pihak khususnya OPD lingkup Pemprov Sulbar. Dengan dibantu oleh praktisi IT yang berpengalaman agar sistem elektronik ini dapat bekerja secara optimal. Ditambahkan bahwa bimtek telah dilaksanakan kepada para pejabat ketatausahaan dan operator IT OPD sebagai langkah…

Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin menyampaikan, sesuai keinginan dan harapan Gubernur Sulawesi Barat kepada para kepala sekolah SMA dan SMK sederajat, kiranya para tenaga pendidik dapat memberikan dua hal, yaitu terciptanya generasi yang dapat menempuh pendidikan, tanpa adanya rasa takut dan putus sekolah, termasuk mengembalikan anak-anak putus sekolah ke jenjang pendidikan. Bukan hanya itu bagaimana anak-anak mendapatkan rsaa nyaman berada di sekolahnya dan guru-guru dengan mudah melaksanakan tuga belajar mengajar yang tentunya ditunjang dengan sarana dan prasarana sekolah yang bagus dan sejahtera.

Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar bersama Sekprov Sulbar dan Kadis Kesehatan Sulbar dr Azis dan Plt Dirut Rumah Sakit Regional dr Ade beserta konsultan proyek pembangunan Rumah Sakit menggelar rapat di ruang oval kantor gubernur. Pada rapat tersebut membahas tentang Persentase Progres Proyek Pembangunan Gedung RSUD Tipe B Provinsi Sulbar. Dalam progres tersebut pihak Dirut rumah sakit bersama konsultan memaparkan tentang hasil sementara pembangunan yang sementara berjalan dan memperlihatkan gambar kondisi pembangunannya. Sementara itu, Ali Baal juga mempertanyakan tentang kualitas dan beberapa aspek pembuangan limbah dari rumah sakit. 

Semenjak SMA dan SMK dialihkan ke Provinsi, maka pemerintah Sulbar terus saja melakukan pembenahan dan terus berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait tentang pengembangan Dunia Pendidikan yang ada di Sulbar. Mantan Bupati Polman dua periode ini, Ali Baal Masdar didampingi Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin,ketua dewan pendidikan Sulbar, Ansar Nur Hasanuddin dan Dinas Pendidikan Sulbar menggelar pertemuan dengan kepala sekolah se Provinsi Sulbar pada hari Kamis, 1 Juli 2017 dilantai III kantor Gubernur, guna membahas pengembangan mutu pendidikan yang berkualitas dan memberikan kenyamanan baik di tingkat siswa dan guru. pertemuan ini ABM tentunya mengucapkan terima kasih terlebih dahulu atas kedatangan Kepala sekolah dari enam kabupetn Sulbar yang menyempatkan waktunya untuk melakukan pertemuan guna berkoorinasi sekaligus silaturahmi dalam bulan ramdahan ini. ABM meminta melalui apat ini agar semua pihak bisa menyampaikan kepada seluruh masyarakat, bahwa pilkada telah usai dan kini gubernur sudah ada dan tentunya kita semua bersaudara, mari kita mulai bekerja, satu untuk membangun Sulbar. Kemudian dia menjelaskan tentang kewenangan pemerintah sulbar tentang pengalihan SMA dan SMK, walaupun saat ini masih dalam tahap gugatan di MK, namun menurutnya apapun hasilnya yang jelas, kita dituntut untuk memberikan perhatian dalam dunia pendidikan khususnya di Sulbar. Karena bagaimanapun Pendidikan adalah hak asasi manusia,termasuk kesehatan, dimana didalamnya sesuai visi dan misi, saya adalah masalah pendidikan. Dimana terkait kewenangan yang ada diprovinsi saat ini juga merupakan ide saya dan teman-teman sewaktu rapat di Bali dengan bapak Presiden. waktu itu saya mengangkat tiga masalah pendidikan yang ada di pemerintahan kabupaten/ kota. Masukan saya adalah, bagaimana pendidikan ini dibagi rata dan tanggungjawab dalam setiap jenjang pembina. Kembali ABM menjelaskan bahwa untuk SD, SMP adalah wewenang Bupati, SMA dan SMK wewenangnya Gubernur dan SI sampai S3 wewenangnya Presiden yang pada waktu itu SBY . Yang kedua usulan saya adalah membagi tanggungjawab Departemen.Karena sekarang diketahui setiap sekolah kita sudah kurang yang…

Semenjak dilantik tanggal 12 Mei 2017, Gubernur Sulbar ABM terus saja menerima tamu di ruang kerjanya. Pada Hari Kamis, 1 Juli 2017 pihak Telkom dan Askrindo melakukan silaturahmi dan sekaligus koordinasi terkait beberapa agenda kegiatan pda Bulan Juli dan Agustus mendatang yang akan dilaksanakan di Mamuju. Gubernur sangat menyambut baik pihak telkom dan askrindo yang mau bekerjasama dan bersilaturahmi pada bulan puasa ini. " saya berterimakasih atas kedatangan pihak telkom dan askrindo. Adapun terkait pelaksanaan even yang akan digelar usai ramadhan , 'kami menyambut dengan baik apa yang dilakukan pihak Telkom Dan Akskrindo untuk bekerjsama memajukan Sulbar dalam bidang pengembngan IT dan persiapan dapat dikoordinasikan dengan pihak protokol dan pihak dinas terkait, Ujar ABM. 

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar memberikan pidato pada upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, Kamis, 1 Juni 2017.

Usai rapat kerja di Kabupaten Polman, Gubernur Ali Baal Masdar bersama Wagub Enny Anggraeny Anwar , serta Sekda Ismail Zainuddin dan Pimpinan OPD tingkat Sulbar bersama OPD Kabupaten Majene menggelar agenda rapat kerja di Kabupaten Majene pada hari Rabu (31/5/2017) Kegiatan agenda di Kabupaten Majene ini diterima langsung oleh Bupati Majene Fahmi Massiara dan Wakilnya serta ketua PDRD Majene dan Kasrem . Terkait sambutan yang dipaparkan ABM mengatakan bahwa momentum ini menjadi semangat baru dalam mempererat silaturahmi sekaligus menyadarakan kita akan pentingnya kebersamaan dan merasakan kebahagian bersama dalam mengabdikan diri untuk masyarakat, bangsa dan Negara agar senantiasa berada pada kondisi yag kokoh diatas landsan keimanan dan ketawaaan khususnya dalam bulan suci ramadhan ini. Atas nama pemerintah Sulbar dan pribadi, ABM menyampaikan aspresiasi setinggi-tingginya kepada semua pihak dan unsure pemerintah terkait serta seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Majene atas segala dedikasi dan partipasinya dalam mensukseskan pelaksanaan pemilihan gubernur dan wagub Sulbar 15 februari 2017 yang telah berjalan dengan baik,lancar dan demokratis.“usia Sulbar kini 13 tahun telah tercatat keberhasilan yang telah dicapai oleh periode pemerintahan yang lalu. Untuk itu patut kita apresiasi yang tinggi akan hasil-hasil pembangunan tersebut. ABM meyebutukan dalam evaluasi upaya untuk meningkatkan kinerja pembangunan lima tahun mendatang ada beberapa indikator capaian pembangunan anatara lain, pertama, pertumbuhan ekonomi yang mengalamai peningkatan sebesae 7,38 persen yang berada pada angka rata-rata nasional mencapai 5,01 persen . Peningkatan pertumbuhan ekonomi tersebut ditopang oleh seluruh Kabupaten di Sulbar bahkan lebih tinggi dari rata-rata Nasional Kedua Tingkat kemiskinan mengalami penurunan . Pengentasan kemiskinan pada awal berdirinya Sulbar, presentase penduduk miskin pada tahun 2006 sebesar 19,30 persen dan diturunkan menjadi 11,19 persen pada tahun 2016. Jumlah penduduk di Sulbar di dominiasi penduduk miskin perdesaaan sebesar 121,83 persen ribu jiwa atau sekitar 82,93 persen penduduk miskinberada dipedesaan dan penduduk miskin perkotaan sebesar 25,07 ribu jiawa atau sekitar…

Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan rapat kerja dengan pemerintah Kabupaten Polman pada hari, Selasa (30/5/2017) di ruang pola kantor Bupati Polman. Kegiatan rapat tersebut dihadiri langsung oleh Gubernur Sulbar Andi Ali Baal Masdar,Wagub Sulbar Enny Anggraeny Anwar,Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin,Kasrem Priono dan para pimpinan OPD tingkat Provinsi Sulbar dan Pimpinan OPD tingkat Kabupaten Polman dan Camat se Kabupaten Polman. Pada sambutan yang disampaikan Gubernur Sulbar, ABM menyampaikan bahwa puasa yang sudah berjalan empat hari , kita gunakan dalam safari Ramadhan serta saya gunakan untuk mensosialisasikan kepada masyarakat dan nantinya di lima kabupaten bahwa saat ini jangan lagi ada dukungan-dukungan, mari bersatu saat ini, agar pemerintahan dapat berjalan dengan baik, sehingga pemerintahan antara Provinsi dan kabupaten dapat terjalin dengan baik pula dan apa yang menjadi program disegala sektor dapat terakomodir dengan baik, ujar ABM dalam sambutannya. Dia menjelaskan dalam rapat kerja ini adalah untuk berdiskusi dengan jajaran pemerintah Kabupaten Polman, tentang apa-apa saja yang akan dilakukan kedepan dan menjadi pemerintahan yang malaqbi dan menjadi provinsi yang nomor satu di Indonesia. Namun semua tidak dapat terwujud tanpa dukungan dari para bupati, tanpa semua itu maka semua akan sia-sia. Ali Baal menginginkan agar pemerintahan ini dapat terukur. Maka dari itu kami saat ini bersama Wagub dan Sekda sementara ini membenahi perencanaan untuk dijadikan RPJMD . Kedepan bersama tim-tim kita yang tergabung dalam tim sembilan yang saat ini sudah ada di Sulbar dan akan zering dengan pemerintah provinsi dan kita harus genjot seperti itu, yang kemudian setelah itu kita akan seminarkan, panggil orang-orang pintar dari universitas yang ada dan setelah itu kta seminarkan kemudian kita akan panggil semua bupati untuk memperlihatkan inilah kerja-kerjanya Provinsi.ujar ABM. Selain itu, bahwa untuk Kabupaten Polman yang harus dilakukan adalah membuat batas batas wilayah antara kabupaten,provinsi dan kecamatan serta desa. "kalau batas desa, gawehnya kecamatan, kalau kecamatan gawehnya kabupaten…