Kominfo

Kominfo

Gubernur Sulawesi Barat Muh Alibaal Masdar hadir di acara Upacara peresmian Gedung Markas Komando Lanal Mamuju, Dermaga Rangas Lanal Mamuju dan Rumah Dinas Simboro Lanal Mamuju, dilaksanakan di lapangan Apel Lanal Kelas C yang terletak di Jl. Arteri, Kelurahan Rangas, Kecamatan Simboro, Kabupaten Mamuju, Sulbar. pada hari Selasa, 31 Oktober 2017. Keberadaan fasilitas Pangkalan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (Lanal) Mamuju sudah ada sejak tahun 2016. Markas Komando Lanal Mamuju diresmikan Kepala Staff Angkatan Laut Laksamana Ade Supandi Se. M.A.P dan dihadiri pula Pangarmaritim Laksamada Muda TNI, Danlantamala VI, Laksamana pertama TNI, Irjenal Laksanama muda TNI Tri Prasodjo, Ksal Laksamana muda TNI, Kapushidrosal Laksanaman muda TNI, Kadispenal Laksamana TNI, Kadisfasinal Laksamada TNI, Kadispamal Kolonel Laut, (E) Pankoopsau II Marsda TNI, Kajati Sulselbar, Kabinda Sulbar, Dir Pam Obvit Polda Sulbar Danrem 142 tatag, Sekprov Sulbar,Bupati Mamuju,Wakil Bupati Mamuju, Bupati Mateng dan Wakil Bupati Mateng, Bupati Mamuju Utara, Ketua DPRD Polman,Ketua DPRD Mamuju, Dandim 1418 Mamuju, Dandim Mamuju, Kapolres Mamuju, Para OPD Lingkup Sulbar,tokoh masyarakat dan tokoh agama,tokoh pemuda,masyarakat dan para tamu lainnya.Di sela-sela acara, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar yang hadir pada kesempatan tersebut berharap, kedepan Lanal Mamuju bisa lebih dikembangkan lagi. Terlebih lagi kementrian Kelautan dan Perikanan juga sangat mendukung perkembangan lautan Sulbar. “Kehadiran Lanal Mamuju ini kami harapkan bisa mengantisipasi kejahatan yang ada di lautan Sulbar dan menjaga laut kita dari segala kejahatan, seperti illegal logging, illegal fishing dan illegal mining. Menteri susi juga akan memberikan bantuan kapal untuk Sulbar,” kata Ali Baal.Pada kesempatan tersebut, Kepala Staff Angkatan Ade Supandi yang meresmikan, mengharap Angkatan laut memiliki tempat atau fasilitas yang memadai dengan memenuhi 5P, adapun 5P yang dimaksud Laksamana Ade Supandi adalah pemangkalan KRI yang operasional, pemeliharaan, perbaikan, perawatan personil dan fasilitas pembinaan pangkalan.“harapannya, kedepannya tidak kesulitan lagi kalau kalau operasi di Daerah Sulbar karena adanya fasilitas yang dimiliki…

Memperingati hari Sumpah Pemuda yang ke 89 tahun, Gubernur Sulawesi Barat Muh Alibaal Masdar bertindak sebagai pemimpin upacara. Dalam pelaksanaannya, Kegiatan tersebut ditandai dengan pengibaran bendera merah putih, Pembacaan Teks pancasila, Pembacaan teks Undang-undang tahun 1945 dan pembacaan teks keputusan kongres pemuda Indonesia tahun 1928. Diupacara tersebut, dihadiri Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Barat (Polda Sulbar) Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si turut hadir pada Peringatan hari sumpah pemuda yang ke 89 di kantor Gubernur Provinsi Sulbar Jl. Abd. Malik Pattana Endeng Kec. Simboro Kab. Mamuju. Senin (30/10/17) selain itu dihadiri pula Danrem 142 Tatag, Kepala BNNP Sulbar, Sekertaris Daerah Provinsi Sulbar, Para Kepala SKPD Lingkup Prov. Sulbar, Dandim Mamuju, Pejabat Polda Sulbar, Para Tamu Undangan dan Para Peserta Upacara.Gubernur Sulbar dalam amanat yang dibacakannya, dikatakan sumbangsih para pemuda indonesia yang sudah melahirkan sumpah pemuda tentu kita patut syukuri bersama. sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya. Tuturnya"Pemuda harus bisa memberikan kebanggaan untuk bangsa dan negara, dengan karya atau prestasi tentunya akan mengangkat nama daerah. Jangan sampai pemuda membuang waktunya dengan hal yang tidak bermanfaat. Seperti melakukan perkelahian, pengrusakan,tauran, apalagi jika mereka melakukan penyalahgunaan narkoba, itu sangat membahayakan. Yang bukan hanya merusak dirinya sendiri akan tetapi merusak masa depannya. Untuk itu memperngati sumpah pemuda, mari kita hidupkan kembali semangat-semangat pemuda yang membakar semangat juang untuk membangun negara dan bangsa yang kita cintai ini yakni Republik Indonesia. Selamat kepada anak-anak kita yang telah menerima penghargaan, saya sangat terharu dan sempat menagis melihat mereka bisa memberikan kebanggaan untuk daerah ini. Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si, disela-sela kesempatannya mengatakan bahwa peringatan hari sumpah pemuda ini adalah bentuk penghargaan Pemerintah dan seluruh masyarakat indonesia atas perjuangan dan tekad kuat para pemuda dalam memberikan sumbangsi untuk mempertahankan kemerdekaan RI. Tuturnya“Sudah saatnya kita melanjutkan…

Gubernur Sulbar, MUh Alibaal Masdar melantik tiga orang eselon II lingkup Pemerintah Provinsi Sulbar di lantai III, ruang kerja Kantor Gubernur Sulbar pada hari senin, 29 Oktober 2017. pelantikan tersebut mengangkat dr Andi Munasir M.Kes sebagai Dirut Rumah Sakit Regional Sulbar, Bujaerami Hasan sebagai Kepala Biro Hukum Provinsi Sulbar dan Zulkifli Hasan Manggazali sebagai staf Ahli Gubernur bidang ekonomi keuangan dan Pembangunan.Di sela - sela pelantikan Gubernur Sulbar, ABM menyampaikan bahwa sumpah yang saudara ucapkan ini adalah mengandung tanggungjawab terhadap bangsa dan negara Rebulik Indonesia dan tanggungjawab memelihara dan menyelamatkan pancasila dan UUD 1945 serta tanggungjawab terhadap kesejahteraan rakyat. Sumpah yang saudara ucapkan ini disamping disaksikan oleh semua pihak yang hadir sekarang ini dipelantikan ini juga yang penting sekali disadari bahwa sumpah ini disaksikan pula oleh Tuhan Yang Maha Esa. Sumpah ini hendaknya diucapkan dengan kesadaran penuh dengan kemauan yang sungguh-sungguh,sumpah ini adalah janji diri saudara sendiri terhadap tuhan dan manusia, yang harus ditepati dan dilaksanakan dengan segala keikhlasan dan kejujuran, disambung dengan pengambilan ucapan sumpah pelantikan. "Saya percaya bahwa saudara akan dapat melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya dan selamat kepada yang dilantik, semoga amanah yang diberikan dapat dijalan serta memberikan kontribusi untuk pembangunan daerah ini, tutur ABM. Pada pelantikan turut hadir pula Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin, Para staf ahli lingkup Sulbar dan para pimpinan OPD Lingkup Sulbar.

Gubernur Sulawesi Barat, Muh Alibaal Masdar telah melepas kontingen Korpri yang akan berlaga di Pornas Korpri ke XIV di Jogyakarta pada tanggal 1 sampai 8 November 2017. Pelepasan tersebut dilaksanakan di ruang meeting lantai II kantor gubernur Sulbar.Pada sambutan Gubernur Sulbar, ABM menyampaikan ucapan selamat atas nama pemerintah Sulbar kepada para atlit yang akan berlaga di Pornas ke XIVdi Jogyakarta. "saya minta agar senantiasa menjaga nama baik, utamanya nama baik pemerintah Sulbar dalam menjalankan tugas sebagai anggota kotingen dan wajib menjaga sikap maupun prilaku yang baik sebagaimana jati diri ASN Provinsi Sulbar yang malaqbi dan saling menghargai peserta kontingen lain dan jalin hubungan silaturahmi utamanya untuk bertukar pengalaman. Kita harus berusaha untuk meraih prestasi namun tetaplah menjunjung jadikan jiwa yang sportivitas sebagai landasan dalam melaksanakan setiap event yang diikuti. Penting bagi kita untuk berprestasi akan tetapi lebih penting apabila setiap event yang diikuti dilaksanakan dengan memegang teguh prinsip sportivitas yang mengkedepankan kesetiakawanan,kejujuran dan kemampuan sehingga dengan demikian konsekwensi dari sebuah pertandingan baik menang ataupun kalah diperoleh dengan penuh kehormatan, ujar ABM.Yang terpenting adalah laksanakan tugas dan amanah dengan penuh dedikasi dan tanggungjawab kepercayaan yang telah dberikan kepada aanggota kontingen merupakan wujud penghargaan dari masyarakat dan pemerintah provinsi Sulbar atas kemampuan yang dimiliki, tutup ABM. Pada acara pelepasan tersebut turut hadir Ketua Koni Kabupaten Mamuju, Sekda Sulbar Ismail Zainuddin, Ketua rombongan kontingen, Hamzih, para pimpinan OPD lingkup Sulbar dan para peserta yang akan berlaga. Sedangkan pada sambutan Ketua kontingen, Muh Hamzih menjelaskan bahwa kegiatan ini berdasar pada UU nomor 3 tahun 2005 tentang sistem Keolahragaan Nasional dan Ketetapan Muswarah Nasional Badan Pembina Olahraga Korps Pegawai RI tahun 2017. Dengan maksud sebagai wujud realisasi pembinaan dan perkembangan olahraga di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN) Provinsi Sulbar.Dijelaskan pula bahwa tujuannya tentunya untuk meningkatkan persatuan dan kesatuan serta kebersamaan dan meningkatkan prestasi atlet ASN…

Kadis Koprindagkop dan UKM Sulbar, Bachtiar juga memaparkan beberapa program yang ada dinas Koperindagkop _UKM Sulbar. Pemaparan atau ekspose tersebut dihadiri Gubernur Sulbar Alibaal Masdar dan Kepala Bappeda Junda Maulana yang juga dilaksanakan pada hari Sabtu, (28 Oktober 2018) di ruang oval lantai III kantor Gubernur . Menurut ABM bahwa dengan adanya eskpose ini adalah untuk menjadi wahana yang efektif untuk koordinasi,integrasi dan sinkronisasi serta mewujudkan terbangunnya tiga pilar yakni pemerintah, pengusaha dan masyarakat sebagai pengguna dan sebagai upaya mensinergikan program yang ada disetiap OPD Lingkup Sulbar. Untuk dinas Koperindakop dan UKM, tentunya saya mengharapkan agar para pelaku usaha lokal terus dibina dan diberikan perhatian dan menjadi tugas pemerintah untuk bisa membantu membuka peluang dalam hal pemasaran baik itu ditingkat Nasional mapun internasional untuk memperkenalkan hasil produk-produk yang ada di daerah kita. Apalagi di Sulbar sangat kaya akan Sumber Daya Alam. Kerajinan yang terbuat dari kayu ataupun dari batok kelapa dapat kita kembangkan melalui pelaku usaha kecil dan menengah, dari Makanan dapat kita kembangkan makanan khas dari daerah kita, apakah itu dari ikan ataupun dari beras ketan atau daging yang dapat dibuat sosis. Bukan hanya itu, menurut ABM bahwa selain makanan, dapat juga dikembangkan hasil kelapa sawit yang dapat dibuat minyak goreng. Di kabupaten Mamasa, terkenal dengan hasil kopinya, itu juga dapat kita kembangkan. Apalagi kopi di Mamasa juga sangat bagus dan tidak kalah dengan kopi Toroja. "kita harapkan agar dinas terkait dapat bersinergik dengan pelaku industri dan terus mengembangkan SDM mereka melalui pemberian keterampilan dan pelatihan. Agar hasil dari produk mereka dapat bersaing dengan daerah lain dan bisa laku di skala internasional, paparnya. Hal pertama yang disampaikan Bachtiar adalah mengangkat tentang visi i mewujudkan Sulbar maju dan malaqbi dengan misi meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inovatif dan berdaya saing serta bertujuan mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan peningkatan daya saing…

Untuk lebih efektifnya pelaksanaan program ditahun 2018 dan memantau pelaksanaan kegiatan program 2018, Gubernur Sulbar, Muh Alibaal Masdar menggelar ekspose ke setiap OPD yang ada di Lingkup Sulbar. Ekspose tersebut dimulai pada hari Sabtu 28 Oktober 2017 di lantai III ruang oval kantor Gubernur Provinsi dan dihadiri Gubernur Sulbar ABM, Kepala Bappeda Sulbar, Junda Maulana. Pada ekspose tersebut ada empat dinas yang akan memaparkan programnya. Pemaparan program tersebut terjadwal dimulai sejak pagi, namun dapat terlaksana pada siang harinya dan setiap OPD diberikan waktu untuk bisa memaparkan target program dan kegiatan yang akan dilaksanakan di tahun 2018 nanti Menurur ABM pelaksanaan eskpose ini adalah untuk menjadi wahana yang efektif untuk koordinasi ,integrasi dan sinkronisasi serta mewjudkan terbangunnya komunikasi yang baik anatara pemerintah dan pelaku usaha dan masyarakat."setiap OPD akan memaparkan programnya masing masing. Sehingga diharapkan agar program yang nantinya akan dilaksanakan dapat tepat sasaran untuk mewjudkan Sulbar yang maju dan malaqbi,tutur ABM. Untuk sesi pertama OPD yang diberikan kesempatan yakni dari Dinas Penanaman modal dan PTSP Provinsi Sulbar. Pemaparan program 2018 dipimpin langsung oleh Kadis Penanaman Modal dan PTSP Amir Maricar, Sekretaris dan para Kabid yang ada di Lingkup Penanaman Modal dan PTSP. Menurut Maricar, DPMPTSP memiliki misi meningkatkan kualitas pelayanan Penanaman modal, meningkatkan iklim dan realisasi penanaman modal dan mewujudkan penanaman modal yang berkualitas,berdaya saing dan berkelanjutan." di DPMPTSP memiliki tujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan modal dengan tiga sasaran yakni menyelenggarakan pelayanan terpadu satu pintu yang prima,meningkatkan kualitas aparat (SDM) pelayanan penanaman modal dan meningkatkan kinerja lembaga melalui ketersedian sarana dan prasarana yang modern dan memadai dalam rangka menunjang tugas dan fungsi DPMPTSP,Ujar Amir Maricar. Pada sesi ke duanya dilanjutkan dari Dinas Koprindagkop Sulbar yng juga telah mempersiapkan bahan pemaparan program yang akan disampaikan kepada Gubernur dan pada sesi ketiga dilanjutkan dengan Dinas Kominfo,Persandian dan Statistik Sulbar dan ke empat…

Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Sulbar menggelar ekspose anggaran 2018 di ruang oval lantai III kantor Gubernur Sulbar pada hari Sabtu, 28 Oktober 2017. Dalam pemaparan tersebut hadir Gubernur Sulbar, Muh Ali Baal Masdar dan Kepala Bappeda Sulbar Junda Maulana, Kepala Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Muzakkir Kulasse, Sekretaris Andi Muh Yasin, Kabid E Goverment Muhiddin, kabid Komunikasi Dan Diseminasi informasi Sudarso Din, Kabid TIk Arsyad, Kabid UPTD Layanan Informasi Rezki Ridwan, Kabid Persandian Nurdiana, Kepala UPTD KPID KHalid. Pada pemaparan tersebut, Muzakkir menjelaskan terlebih dahulu tentang susunan struktur organisasi yang ada dinas Kominfo,Persandian dan Statistik Sulbar. Dimana terdiri dari Kepala Dinas, Sekretaris dan empat Bidang terdiri dari Bidang Sarana Komunikasi dan Diseminasi Informasi,Bidang Teknologi Informasi Komunikasi dan Statistik,Bidang Layanan E Government,Bidang Persandian serta Empat UPTD yang juga terdiri dari UPTD Radio Siaran banua Malaqbi,UPTD layanan Pengadaan Secara Elektronik,UPTD Layanan Penyiaran dan UPTD Layanan Informasi. Selain itu, mantan Sekwan ini juga memaparkan tentang target kinerja tahun 2018 yang ada dinas kominfo. Dimana Jumlah OPD lingkup Sulbar nantinya terkoneksi jaringan Telekomunikasi sebanyak 42 SKPD,jumlah apikasi web yang dikembangkan sebanyak 30 apilkasi dan jumlah jenis informasi yang wajib diamankan melalui penyelenggaraan persandian sebanyak 10 konten. Selain itu, program dan pengembangan yakni pemeliharaan dan pengembangan komunikasi, informasi dan media massa yang terdiri dari pemeliharaan dan pengembangan jaringan dan website Pemprov Sulbar, penyebarluasan informasi melalui media. Untuk kedepan humas yang selama ini melekat di sekretariat Pemprov akan gabung di Dinas kominfo, terang Muzakkir. Sehingga semua yang terkait publikasi baik itu, TV, media Cetak dan radio akan dikelola di Kominfo. Sedangkan program lainnya adalah pembinaan dan pengembangan sumber daya unit pelaksanaan teknis komisi Informasi Publik serta kegiatan pelaksaan PIN dan pembinaan pengembangan Sumber Daya UPTD Radio banua Malaqbi Sulbar tetap menjadi bagian program yang akan datang. "khusus PIN ini, terlebih dahulu menyaring melalui Kegiatan petunra…

 DPRD Provinsi Sulbar menggelar rapat paripurna terkait jawaban Gubernur Sulawesi Barat terhadap pandangan umum fraksi terkait ranperda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD P) tahun anggaran 2017 di Aula Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Barat, rabu 25 Oktober 2017. rapat tersebut dihadiri ketua DPRD Sulbar, Andi Mappangara, Wakil Ketua DPRD Sulbar Hamzah Hapati Hasan dan Sekprov Sulbar Ismail Zainuddin. Sekprov Sulbar, Ismail Zainuddin ymenuturkan adanya kekurangan belanja tidak langsung, karena adanya peralihan urusan pemerintahan kompuren dari Kabupaten ke Provinsi berdasarkan ketentuan pasal 11 Undang- undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, mengenai upaya yang dilakukan untuk menutupi defisit diantaranya yakni, melalui biaya penerimaan daerah dari silpa anggaran tahun sebelumnya sebesar Rp 46,87 miliar lebih dan bersumber dari penerimaan pinjaman daerah dari PT Sarana Multi Infrastruktur untuk pembangunan Rumah Sakit Umum kelas B yang tahun ini diharapkan selesai pembangunannya.Mantan Penjabat Bupati Mateng tersebut juga menyampaikan, di tahun 2018, Pemprov Sulbar secara bertahap akan melaksanakan proses transaksi di institusi pemerintahan dengan cara non tunai.Masih kata Ismail bahwa, tambahan pendapatan untuk PAD dalam anggaran perubahan APBD sebesar Rp. 22.897.000.000 dan ini sudah dilakukan kajian berdasarkan potensi yang ada. Target PAD yang tertuang dalam APBD tahun 2017 sebesar Rp. 299.021.359.000, dan yang terealisasi sampai dengan tanggal 24 Oktober 2017 sebesar Rp. 211.335.196.000.“ Kami optimis bahwa, pencapaian target diakhir tahun akan terpenuhi, karena masih ada objek PAD yang akan kami lakukan untuk memenuhi target tersebut , “ jelas mantan karateker Bupati Mateng ini.Mengenai belanja pegawai sebesar Rp.80 miliar, itu sudah termasuk pengalokasian hak- hak keuangan dan administrative DPRD Provinsi, yang berdasarkan PP nomor 18 tahun 2017, dan angka ini merupakan hasil dari rasionalisasi. Adanya pengurangan belanja hibah diakibatkan adanya pengalihan belanja dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari belanja tidak langsung menjadi belanja langsung, yang diperuntukkan untuk mendanai program kegiatan Dinas Pendidikan berdasarkan surat edaran…

 Menteri Koordinator bidang perekonomian Darmin Nasution menghadiri Rapat koordinasi Nasional yang berlangsung di Hotel Saripan Pasific, Jakarta, Kamis 26 Oktober 2017 Sedangkan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama beberapa gubernur turut hadir pada rapat tersebut, yang membahas tentang Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta yang diselenggarakan oleh Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian. Pada acara tersebut, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Bupati Mamasa dan Mamuju mendapatkan penghargaan dari Menko Perekonomian dan Badan Informasi Geospasial (BIG) atas prestasi Sulbar yang telah menjadi model percontohan penyusunan batas desa secara partisipatif yang melibatkan berbagai stakeholder di desa.Menteri Koordinator bidang Perekonomian, Darmin Nasution pada rakor tersebut mengatakan, dengan kebijakan one map policy, nantinya peta dasar Indonesia akan dibuat oleh Badan Informasi Geospasial, yang mana peta tersebut meliputi area beserta potensi sumber yang ada di dalamnya.Ditambahkan, saya juga ingin meng-higlight saja kebijakan satu peta itu betul betul sangat krusial dan urgent bagi negara yang seluas dan sebesar Indonesia. Bayangkan kalau kita pakai revolusi peta sendiri maka akan banyak persoalan didalam pelaksanaan kegiatan karena semua kegiatan pasti ada peta dasarnya,” ujarnya dalam acara Rakornas Percepatan Pelaksanaan Kebijakan Satu Peta di Hotel Sari Pan Pasific, Jakarta, Kamis, 26 Oktober 2017.Dimana dengan seluruh peta yang terkandung di dalamnya, peta ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan kebijakan pembangunan yang dilakukan pemerintah. Harapannya, pembangunan infrastruktur satu dengan lainnya bisa terintegrasi dan tidak saling berbenturan.“Kebijakan satu peta merupakan upaya mewujudkan satu referensi dan standar yang menjadi acuan bersama dalam menyusun bernagai kebijakan perencanaan dan pemanfaatan ruang. Kita berharap Bappenas menggunakan peta dalam perencanaannya. Tentu kita tahu Bappenas sudah menggunakan itu. Tapi kalau satu peta pasti sangat bermanfaat,” jelasnya.