habibi

habibi

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeni Anwar Melakukan kunjungan ke SMK Muhammadiyah Mamuju, Kamis 19 April 2018. Kunjungan ini adalah sebagai bentuk perhatian pemerintah untuk bisa melihat perkembangan atau kemajuan suatu pendidikan. Apalagi SMK merupakan sekolah kejuruan yang tentunya dapat melahirkan generasi bangsa yang handal dan memiliki keterampilan untuk bekal dimasa depan mereka. "saya berharap anak-anak didik kita dapat memiliki keahlian yang tentunya kita sebagai pemerintah dan semua stakholder harus memberikan dorongan dan dukungan untuk dunia pendidikan khususnya di Sulbar, Ujar mantan anggota DPR RI Apalagi ini adalah kunjungan pertama dari pemerintah daerah, untuk melihat apa-apa saja kegiatan mereka dan apa yang menjadi kebutuhan yang mereka butuhkkan . Dan insya allah saya, sebagai pemerintah daerah, akan membantu serta kita diskusikan dengan Dinas Pendidikan,ujar Enny.Kunjungan tersebut, Wagub Sulbar, Enny , berkeliling dan melihat sekolah tersebut. Yang menurutnya mampu menghasilkan sesuatu yang bisa menjadi bekal. “Insya Allah mampu memberikan bekal di kemudian hari. Cukup menggembirakan, peralatan sederhana dengan guru-guru yang berpengalaman dan apa yang mereka hasilkan ini sudah cukup bagus sehingga insya allah. Enny berjanji akan memberikan bantuan berupa mein jahit, karna melihat SMK ini masih kekurangan alat mesin jahit sehingga ini perlu menjadi perhatian kita. Sedangkan menurut Kepala SMK Muhamadiyah Mamuju, Hendrik Gunawan menyampaikan, pembuatan batik di sekolahnya dimotori salah satu guru. Dengan pengalaman salah satu guru yang pernah pelatihan batik di Bandung, sehingga dapat membantu kami di sini. Apalagii Hasil dari batik tersebut telah digunakan oleh guru di sekolah swasta ini. namun ada kendala selama ini, karna Keterbatasan alat produksi membuat produk batik bercorak lokal belum dipasarkan. “Karena kita di sini terbatas alat produksi, kalau ada bahan produksi kita bisa lakukan itu dan kami siap pasarkan,” pungkasnya.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar bersama Ketua TP PKK Sulbar yang juga anggota DPR RI , Andi Ruskati Ali Baal menghadiri Hari Jadi PSangkayu ke 15 tahun. Pada hari jadi tersebut turut hadir pula Bupati Pasangkayu , Agus Ambo Djiwa, Ketua DPRD Mateng, Arsal Aras dan unsur Forkopimda Pasangkayu, seperti Kapolda Sulbar Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Taufik Shobri, Wakil Bupati Muhammad Saal, Ketua DPRD Pasangkayu Lukman Said. Hadir juga perwakilan-perwakilan Pemkab se-Sulbar. Pada sambutannya, Bupati, Agus menyampaikan, perayaan hari jadi tersebut adalah momentum kebangkitan bagi kabupaten yang diperjuangkannya 15 tahun silam ini. Dalam artian, apa yang telah diraih selama ini, akan lebih ditingkatkan di masa-masa mendatang.Tema "Pasangkayu Bangkit" memiliki makna khusus baginya. Menurut Agus, tema ini mengembalikan roh perjuangan Komite Aksi Pembentukan Kabupaten Pasangkayu (KAPKP)."Pasangkayu Bangkit" diharapkan bisa direalisasikan disegala sektor. Semisal di sektor pertumbuhan ekonomi, dapat mengakselerasi tingkat pertumbuhan ekonomi sehingga bisa lebih tumbuh tinggi dibanding tahun-tahun sebelumnya," kata Agus.Untuk sektor infrastruktur, Agus berharap, bisa memberi motivasi serta mematangkan upaya-upaya perbaikan dalam bidang infrastruktur, dalam mendukung misi kemajuan daerah."Semangat Pasangkayu Bangkit akan semakin memacu terwujudnya misi kemartabatan. Indikatornya yakni terwujudnya pemerintahan yang baik melalui upaya reformasi birokrasi. Salah satunya dengan penerapan sistem pemerintahan yang berbasis elektronik. Acara peringatan Hari Jadi Pasangakayu ke-15 mendapat apresiasi dari Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar Ia pun, berharap di hari jadinya yang ke 15 tahun ini menjadi momen kebangkitan bagi masyarakat dan Pemkab Pasangkayu. Sesuai dengan tema yang diangkat tahun ini, adalah ‘Pasangkayu Bangkit’. Tema itu diharap benar-benar bisa direalisasikan. Itu disampaikannya saat menghadiri acara hari jadi Kabupaten Pasangakyu ke 15."Ini pertama kalinya ulang tahun memakai nama Pasangkayu. Kabupaten ini telah memberi kontribusi di Sulbar, mudah-mudahan ini terus dapat dipertahankan dan ditingkatkan. InsyaAllah kami di provinsi akan tetap konsisten membantu pembangunan di Pasangkayu, agar kabupaten ini terus berkembang dan…

Pada Musyawarah Daerah I Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Sulbar, Jumiati yang juga anggota DPR Provinsi Sulbar dari partai Gerindra telah terpilih sebagai Ketua KPPI Sulbar periode 2018-2023. Pelantikan tersebut digelar di lantai II kantor Gubernur Sulbar pada hari Rabu, 19 April 2018. Selain itu juga digelar seminar peningkatan kapasitas perempuan politik perempuan politik menuju pemilihan legislatif 2019 provinsi Sulbar. Pada kegiatan tersebut turut hadir Ketua Umum KPPI Pusat Dwia Septiawati, Sekjen KPPI Nurhasanah, Wagub Sulbar Enny anggraeny Anwar, Kesbangpol Sulbar Rahmat Sanusi dan para perwakilan parpol, organisasi kemahasiswaan serta ormas perempuan Se Sulbar. Pada laporan panitia yang dibacakan Andi Besse menyampaikan bahwa sebagaimana dinamika organisasi yang yang semuanya adalah sebahagian proses berdemokrasi untuk saling menguatkan bermitra dengan pemerintah dan berkontribusi bagi pembangunan positif bagi masyarakat Provinsi Sulbar. Hal senada juga disampaikan Ketua Umum KPPI Pusat Dwia Septiawati bahwa perlu mendongkrak semangat berpolitik kaumnya, agar keterwakilan perempuan di legislatif maupun yudikatif dapat terpenuhi. Karenanya, kompetensi perempuan yang akan menjadi wakil rakyat perlu diasah dan dijajaki dari sekarang.Ia juga mengatakan kepada perempuan yang akan maju menjadi calon legislatif untuk segera memposisikan diri dan belajar dengan kesungguhan agar apa yang seharusnya diraih dapat tercapai.kata dia, di Sulbar telah banyak memiliki perempuan hebat, salah satunya adalah Waikil gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar, Anggota DPR Ri Andi Ruskati dan beberapa anggota DPR yang kini telah duduk. "Mengapa tidak dijadikan contoh dan semangat perjuangan perempuan masa kini. Maka, KPPI perlu mewariskan semangat itu bagi perempuan lainnya," katanya.Dia juga berharap KPPI menjadi wadah yang menjadi peneduh dan penyejuk dan menjadi unsur peneduh dan ketenangan. Meskipun politik memiliki dinamika yang cepat, tetapi pada dasarnya politik itu bagaimana melahirkan kebijakan publik yang bisa mensejahterakan masyarakat.Wagub Sulbar Enny Anggraeny Anwar , dalam sambutannya mengatakan, potensi KPPI untuk kemajuan perempuan berpolitik perlu direalisasikan, apalagi potensi kaum perempuan di Sulbar cukup…

 Pembukaan Turnamen Bola Volly Rutan Mamuju Cup I dibuka secara resmi dan ditanda dengan serpis pertama oleh Hj. Enny Anggraeny Anwar selaku wakil Gubernur Sulbar yang juga selaku ketua Persatuan Bola Volly Seluruh Indonesia Disaksikan ratusan warga binaan Rumah Tahanan (Rutan Mamuju Kelas II B Mamuju, Turnamen Volly Ball Rutan Mamuju Cup I resmi dibuka oleh Hj. Enny Angraeny Anwar, Rabu (18/04/2018). Wagub Sulbar Hj. Enny Anggraeny Anwar dalam membuka acara mengatakan, Acara yang kita saksikan hari ini sepatutnya kita berbangga kepada pihak Rutan kelas II B Mamuju, dalam rangka memperintahti hari Bhakti pemasyrakatan yang ke 54. Hal ini sebagai bukti suksesnya kepemempinan kepala rutam kelas II B Mamuju“Dua even ini menjadi bukti berhasilnya kepemimpinan kepala Rutan dalam menjaga mental dan tanggung jawabnya. Suksesnya sebuah Turnamen adalah kerjasama nyata semua komponen yang ada didalamnya,” Kata Enny.Lanjut Enny, Kami juga memberikan apresiasi yang tinggi yang menajadikan Rutan kelas II B Mamuju sebagai Rutan pesantrean, dan pada kesempatan ini kita juga menyaksikan Rutan Mamuju menjadi Rutan olahraga. “Penyelengaran Rutan Cup I memiliki beberapa makna diantaranya, memberikan gambaran kepada masyarakat yang dulunya sistim penjara dan sekarang berubah menjadi Rutan pemasyarakatan, Kami menghimbau kepada semua atlet untuk tetap menjaga kekompakan, solidaritas, dan kebersamaan,” Sebut Enny“Harapan kami, turnamen seperti ini bisa dilanjutkan pada turnamen-turnamen selanjutnya, Melalui turnamen-turnamen seperti inilah kita menemukan atlet-atlet daerah yang akan mengharumkan nama baik Sulbar,” Tutup Enny.Muhammad Arham, Dalam menyampaikan laporan panitia mengatakan bahwa, Digelarnya Turnamen ini sebagai bentuk peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-54 dan juga salah satu bakti dan dorongan kepada kabupaten Mamuju untuk membangun olahraga di Kabupaten Mamuju“Selain itu kegiatan Turnamen ini juga, Khusus menghibur warga binaan yang ada di Rutan kelas II B Mamuju,” Kata Arham.“Tanggal pelaksanaannya pada 18 april samapi dengan 25 april 2018, Sumber dana dari kegiatan ini, bersumber dari donatur-donatur penggiat Volly Ball, dan…

Wagub sulbar, Enny Anggraeni Anwar saat menyerahkan Pataka Ekspedisi kepada ketua Tim Ekspedisi Hamkah sebagai tanda pelepasan Tim Ekspedisi Flora dan Fauna taman Nasional Gandang dewata, yang berlangsung di lapangan Upacara Kantor Gubernur Sulbar, selasa, 17 April 2018. Pada wawancara khusus Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar sangat mendukung adanya kegiatan tersebut dan mengapresiasi para tim ekspedissi flora dan fauna taman Nasional Gandang Dewata yang saat ini berada di Provinsi Sulbar, Mamuju. Menurut Enny sapaan wagub Sulbar ini, Provinsi Sulbar sangat kaya akan budaya dan alamnya, sehingga dengan masuknya Sulbar sebagai taman Nasional Gandang Dewata, tentunya membawa harapan agar hutan-hutan akan terlindungi dan memberikan pelestarian alam, sehingga alam tidak akan terganggu dan tidak menyebabkan adanya kerusakan kerusakan hutan,ujarnya. Dijelaskan juga bahwa Gandang dewata yang ada di Sulbar cukup luas yang meliputi kabupaten Mamasa, kabupaten Mamuju, Kabupaten Mateng dan Kabupaten Matra serta bersebalahan dengan beberapa kabupaten di Sulsel. Untuk itu, Taman Nasional Gandang Dewata akan menjadi komitmen Provinsi Sulbar untuk memberikan dukungan. "Tentunya kami menginginkan setelah melalui beberapa hasil penelitian dan eskpsisi-ekspedisi yang akan dilaksanakan, harapan kita tentunya taman nasional gandang dewata ini akan menjadi suatu taman nasional yang betul-betul akan dikenal oleh seluruh daerah yang ada di Indonesia, bahkan kami menginginkan kalau bisa sampai luar Negeri,tutur Enny. Bukan hanya itu, harapan kami bahwa daerah yang berpotensi menjadi taman Nasional, bisa menjadi taman nasional yang baik untuk wisata maupun untuk pendidikan dan penelitian dan yang menjadi himbauan saya dan pemerintah tentuya, jangan kita merusak alam yang sudah ada, tetap kita jaga,tetap kita lestarikan dan tetap kita lindungi sehingga tidak akan merubah apa makna dari taman nasional dan diminta agar seluruh stakholder agar menjaga daerah dan seluruh alam yang ada di Sulbar ini. Ujar mantan Anggota DPR RI ini.

KAPOLDA SULBAR DAN BUPATI HADIRI PERESMIAN KODIM 1427/Pasangkayu di kabupaten Pasangkayu pada hari Selasa (17/4). Sesuai dengan perkasad No. 111/XII/2012 Tanggal 12 Desember 2012 Tentang tugas pokok Kodim adalah menyelenggarakan pembinaan kemampuan, Kekuatan dan gelar kekuatan, selenggarakan pembinaan teritorial untuk menyiapkan wilayah pertahanan di darat dan menjaga keamanan wilayahnya dalam rangka mendukung tugas pokok TNI. Bertempat di Makodim 1427/Pasangkayu digelar upacara peresmian Kodim sekaligus penyerahan tugas jabatan Dandim 1427/Pasangkayu dengan inspektur upacara Danrem 142/Tatag Kolonel Inf. Taufiq Shobri. Pada acara tersebut, nampak hadir dalam upacara dan syukuran tersebut, Kapolda Sulbar Brigjen Pol. Drs. Baharuddin Djafar, Bupati Pasangkayu Ir. H. Agus Ambo Djiwo, M.P, Ketua DPRD, Kajari, Kapolres, Sekda, kepala SKPD, pengurus persit, Ibu bayangkari, serta undangan lainnya.Dalam sambutannya, Danrem berharap bahwa keberadaan Kodim mampu mengimplemantasikan visi dan misi jelas dan tegas dalam kehidupan di tengah tengah masyarakat dengan mengedepankan transparansi dengan tetap mempedomani aturan yang berlaku dalam organisasi TNI-AD sebagai upaya melakukan pembinaan satuan." Kehadiran Kodim 1427/Pasangkayu tentunya akan meningkatkan kemanunggalan TNI-Rakyat dan harus segera diikuti dengan pembangunan sinergitas dengan kepolisian, aparat pemerintah, Tokoh agama dan tokoh masyarakat di pasangkayu. Sehingga secara dini setiap gejala dan indikasi yang mengancam persatuan dan kesatuan Bangsa dan Negara dapat segera diantisipasi " Tutur Danrem. Bersamaan dengan peresmian Kodim, juga penyerahan tugas dan Jabatan Komandan Kodim, Letkol Inf. Kadir T, lulusan Sepa PK 1998 ini di percaya sebagai Dandim 1427/Pasangkayu dibantu oleh Kasdim Mayor Arh. Roshadi. Usai upacara di lanjutkan pengguntingan pita, penanda tanganan prasasti, Membuka selubung nama serta penanaman pohon di komplek Makodim 1427.

Gedung Rumah Sakit Bhayangkara Hougeng Iman Santoso Polda Sulawesi Barat telah diresmikan pada hari Senin (16/4/18) oleh Irwasum Polri Komjen Pol Drs. PUTUT EKO BAYUSENO, SH mewakili Kapolri yang tidak sempat hadir. Saat tiba di Gedung baru Rumah sakit Mapolda, Irwasum disambut hangat dengan pengalungan bunga dan diiringi lagu shalawat sebagai ucapan selamat datang di sulawesi barat. Sejumlah pejabat utama di Sulawesi Barat Seperti Wakil Gubernur Hj. Enny Angraeni, Kepala BNN Sulbar, Direktur RSUP Wahidin Makassar, Direktur PT. Kimia Parma, Para Bupati, Para Kapolres Jajaran, Pimpinan Bank Se Sulawesi Barat dan seluruh tamu undangan lainnya turut hadir dalam kegiatan tersebut. Setelah diresmikannya bangunan Polda Sulawesi Barat yang ditandai dengan Pemotongan Pita dan pemotongan Tumpeng, Irwasum didampingi Kapolda dan tamu undangan lainnya meninjau kesetiap ruangan yang ada di Rumkit Polda Sulbar. Berjalannya acara peresmian ini, dimeriahkan dengan penampilan Marawis 4 (empat) pilar, Sanggar Seni Bambu Binaan Kapolres Mamasa dan penayangan pengenalan profil pembangunan Rumah Sakit Polda Sulbar.Dari Laporan Kabid Dokkes Polda Sulbar, ia menyebutkan soft Opening rumkit bhayangkara akan dilaksanakan bakti kesehatan terpusat yang didukung penuh pusdokkes dan rumah sakit polpus kramatjati, bid dokkes polda sulsel RS bhayangkara makassar, kapolda sulbar, IDI, PPNI, PSC119 dan alim ulama serta seluruh lapisan masyarakat.Adapun target pengobatan gratis kurang lebih 5.000 orang untuk seluruh lapisan masyarakat diantaranya Operasi Bibir sumbing, katarak, hernia, daging menumpang, donor darah, khitanan massal serta pengobatan umum dan spesialis.Sementara itu, Kapolda Sulbar di awal sambutannya mengucapkan selamat datang di polda sulbar kepada Irwasum Polri. Pembangunan rumah sakit mapolda pada dasarnya untuk memberikan pelayanan yang lebih maksimal kepada masyarakat khususnya pada bidang pelayanan kesehatan.Selain itu, pihaknya juga menyebutkan keberhasilan pembangunan Rumah sakit bhayangkara Hoegeng Iman Santoso ini tidak terlepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat.Motto Rumah sakit bhayangkara “Satu hati untuk siamasei (saling mengasihi) dengan melayani, mengayomi dan empati.Lain halnya dengan Wakil Gubernur,…

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang akrab disapa “Mama Yo” buat para anak-anak Indonesia, resmi Kukuhkan Satuan Tugas Forum Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulawesi Barat Guna untuk kesejahteraan perempuan dan anak. Bersama anggota DPR RI Komisi Delapan (VIII) dan Rombongan, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat H.Amalia Fitri Aras, Wakil Bupati Mamuju H.Irwan SP Pababari, KAPOLDA Sulawesi Barat, DANREM 142/TATAG, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat ismail zainuddin, Kepala Kantor IMIGRASI Sulawesi Barat Teguh Setiadi , KAKANWIL Kementerian Agama Sulawesi Barat Muhidin, Para Kelapa OPD Lingkup Sulawesi Barat, Para Anggota FORKOPIMDA Kabupaten Mamuju, Para Aktivis Pemerhati Perempuan Dan Anak, Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat pada Jumat,13 April 2018. Melalui pengurus SATGAS FPPA SULBAR yang dikukuhkan pada 13/04/2018 dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor:188.4/677/SULBAR/IX/2017, sebagai perpanjangan tangan dari Menteri PP-PA RI untuk mensosialisasikan tiga program unggulan diantaranya Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri kesenjangan ekonomi ketidak adilan bagi kaum perempuan. “Mama Yo” berharap bisa bekerjasama untuk menyelenggarakan 3 Program unggulan tersebut Pada sambutannya, “mama yo” berharap kepada pemerintah daerah untuk membangun kebersamaan dan komitmen untuk melihat perempuan dan anak. Sesuai UUD 32 tahun 2002 tentang pemerintah daerah yang lama, masuk dalam peringkat ke 19. Dengan naiknya dari 19 ke 2 maka menunjukkan bahwa perempuan dan anak itu sangat penting untuk diperhatikan. Ditambahkannya mengapa hal itu harus diperhatikan, bahwa pilar perempuan dan anak dianggap pilar yang menyelamatkan satu bangsa, perempuanlah yang menyelamatkan SULBAR dan anak-anaklah yang menyelamatkan masa depan SULBAR. Apalagi Indonesia dipilih jadi 1 dari 10 negara besar di dunia oleh PBB. Mengapa Indonesia dipilih..? sebab toleransi dianggap tinggi di Indonesia dan perempuan-perempuan dianggap cukup maju. Demikian untuk anak-anak Indonesia dipilih menjadi satu dari 4 negara besar untuk diperhatikan, dan menargetkan tahun 2030 sudah tidak ada lagi kekerasan pada perempuan dan anak. Tanggapan Busman Rasyid salah satu anggota…

Kedatangan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise di Kabupaten Mamuju mendeklarasikan 4 sekolah yang menjadi model percontohan Sekolah Ramah Anak yakni SMP Negeri 2 Mamuju, MTS Negeri Binanga, SD Inpres Rimuku dan Madrasah Iptidaiyah Swasta Al Chaeriyah Mamuju kamis, 12 Maret 2018 di MTS Binanga Kabupaten Mamuju bersama para Deputi Kementerian PP – PA juga di hadiri Gubernus Sulawesi Barat, H. Ali Baal Masdar, Wakil Bupati Mamuju H. Irwan SP Pababari, Ketua DPRD Mamuju H. Sitti Suraidah Suhardi, Ketua PKK Provinsi Sulbar Andi Ruskati serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Mamuju. Menurutnya di Kabupaten Mamuju, telah menginisasi delapan sekolah ramah anak (SRA) untuk menekan angka kekerasan di sekolah. Untuk itu, Yohana meminta agar seluruh komponen masyarakat dapat ikut mengawal SRA agar memnuhi enam komponen SRA, karena berdasarkan hasil kajian cepat Kementrian PPPA pada tahun 2017 masalah yang terbesar yang masih ada di sekolah adalah bullying, yaitu sebesar 58 persen.Dimomen tersebut Menteri PP – PA yang akrab disapa “Mama Yo” menegaskan bahwa investasi untuk anak itu harus besar karena anak inilah yang akan melanjutkan generasi kita kedepannya semoga Sekolah Ramah Anak, bisa menjadi model percontohan untuk sekolah lainnya.Dalam waktu dekat ia juga akan melaunching Provinsi Sulawesi Barat menjadi Provinsi Layak Anak untuk mendukung gerakan “World Fit For Children” (Dunia Yang Layak Bagi Anak) untuk meneruskan hak dan tanggung jawab bersama mengurus semua hak anak. “Karena anak punya hak untuk bersekolah, bermain, berkreatif, beraktifitas menggunakan waktu serta dilindungi, diperhatikan oleh Negara” Ujar Mama Yo.Disampaikan, angka perkawinan anak (usia dini) di Sulawesi Barat adalah yang terbesar di Indonesia. Olehnya, tumbuh kembang anak harus menjadi tanggung jawab kita bersama.Untuk melakukan pencegahan anak usia dini, ada 20 indikator yang harus dilaksasanakan oleh semua pejabat yang ada di Provinsi sampai di Kabupaten diantaranya, hak-hak anak, tumbuh kembang anak serta perlindungan khusus bagi…

13 Apr 2018

Pemerintah Sulawesi Barat menggelar Musrembang yang digelar pada hari Senin April 2018. Pada Musrembang tersebut Hadir Plt. Sekretaris Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan RI, DR, Widodo Sigit Pudjianto memukul gong disaksikan Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar dan Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeny Anwar . Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar pada kesempatan tersebut mengatakan, pelaksanaan musrenbang tersebut sebagai rangkaian kegiatan penyusunan RKPD Sulbar 2019, dimana sebelumnya telah dilaksanakan pramusrenbang di Kabupaten Polewali Mandar pekan lalu. “Melalui kegiatan ini, kita semua dapat mensinergikan segala potensi dan upaya dalam melaksanakan pembangunan di 2019, serta mampu menghadirkan proses perencanaan yang efektif, efisien, partisipatif dan akuntabel, sehingga bermuara pada tercapainya dokumen perencanaan yang berkualitas,”kata Ali Baal Ia berpesan agar forum musrenbang itu harus mampu dimanfaatkan secara maksimal, serta menjadi ruang diskusi yang sifatnya konstruktif dalam melahirkan berbagai gagasan yang dapat memberi solusi dan menjawab berbagai isu strategis pembangunan di Sulbar. Ali Baal juga berharap, agar berbagai program prioritas dan program strategis seperti, percepatan infrastuktur, peningkatan derajat pendidikan dan kesehatan, serta peningkatan ekonomi masyarakat yang termuat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 dapat terimplementasi dengan baik. Sekretaris Badan Nasional Pengelolaan Perbatasan (BNPP) Kemendagri RI, Widodo Sigit Pudjianto saat mengatakan forum musrenbang RKPD itu mempunyai makna penting dalam rangkaian penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah Provinsi Sulbar. “Forum ini sangat penting, sebab melalui forum ini seluruh pemangku kepentingan dapat melakukan penajaman, penyelarasan dan klarifikasi atas program yang telah diusulkan, sehingga tercapai kesepakatan terhadap materi rancangan RKPD Provinsi Sulbar,”ucap Widodo.Beberapa target capaian Provinsi Sulbar terhadap pembangunan daerah 2019 pada indikator makro pembagunan nasional, diantaranya target capaian kemiskinan 9,91 persen diatas target nasional 8,5-9,5 persen, IPM 67,64 dibawah target nasional yakni 71,98 persen, pertumbuhan ekonomi 7,3-7,6 persen diatas target pertumbuhan ekonomi nasional 5,4-5,8 persen, pengangguran 2,77 persen lebih rendah dari target pengangguran nasional 4,8-5,,2 persen, dan tingkat inflasi masih…