habibi

habibi

Wagub Sulbar kmbali mengglar rapat pemantapan pasar murah yang berlangsung di ruang kerja Wagub Sulbar, pada hari Kamis 7 Juni 2018. dimana Pemprov Sulbar kembali akan menggelar pasar murah Ramadhan pada Jumat, 8 Juni 2018 pada dua titik, yaitu daerah Sumare Kecamatan Simboro dan Desa Ahuni, Kecamatan Kalukku, dengan menggunakan sekitar 100 kupon, dengan potongan 30 persen dari harga pasar. Hal tersebut disampaikan oleh Wagub Sulbar, Enny Anggraeni Anwar pada Rapat Pemantapan Pasar Murah yang berlangsung di ruang kerja Wagub, Kamis, 7 Juni 2018. Disampaikan, beberapa kebutuhan pokok yang dijual pada pasar murah tersebut yaitu beberapa kebutuhan dapur daging sapi (terdapat empat ekor sapi yang disiapkan) , 300 ekor ayam, telur, gula, beras, bawang putih dan bawang merah, tiga macam cabe, kelapa, gula merah, susu, sirup dan sayuran seperti kentang dan wortel.“Jadi kita menyelenggarakan pasar murah terutama di lokasi-lokasi yang masyarakatnya berpenghasilan rendah yang telah kita survei. Kita menjual minimal 30 persen di bawah harga pasar dengan memberikan bahan atau barang yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Kita utamakan daerah Sumare’ karena disana daerah pantai jadi jarang makan daging,” tutur Enny. 

Gubernur Sulbar,Alibaal Masdar bersama rombongan menuju Kabupaten Pasang Kayu untuk melaksanakan safari Ramadhan sekaligus buka puasa bersama dengan pemerintah dan masyarakat Kabupaten pasang Kayu. Safari Ramadhan ini disambuta hangat oleh Bupati Pasangkayu Agus Ambo Djiwa menggelar buka puasa bersama ratusan warga di rumah dinasnya, Senin (4/6/2018). Acara yang memang rutin dilaksanakannya setiap bulan Ramadan ini berlangsung meriah. Ratusan kursi yang disiapkan oleh panitia terisi penuh oleh masyarakat dari berbagai penjuru kabupaten.Acara buka bersama berlangsung khidmat. Hadirin begitu khusyuk mendengarkan tausiah yang disampaikan penceramah sembari menunggu waktu berbuka puasa. Beragam panganan menjadi menu berbuka puasa, seperti es buah, jalan kote, tetu, kue lapis, dan lainnya. Juga tersedia makanan berat yang disantap usai salat magrib.Menurut ABM, bahwa safari Ramadhan di Pasang Kayu ini, tentunya untuk membangun dan menjalin silaturahmi baik dengan pemerintah Kabupaten maupun masyarakatnya. Agus Ambo Djiwa juga menyampaikan, acara buka bersama ini sebagai salah satu ajang membangun silaturahim dengan masyarakat. Oleh karena itu, seluruh masyarakat Pasangkayu sengaja diundang hadir dalam acara itu."Bulan Ramadan ini adalah bulan yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahim antarsesama. Baik masyarakat dengan masyarakat maupun masyarakat dengan pemerintah. Bulan ini juga adalah ajang untuk berbagi kepada sesama," ujar bupati dua periode 

Dalam meningkatkan hubungan silaturahim di moment bulan suci ramadhan, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si aktif menghadiri kegiatan buka puasa bersama.Kali ini, Kapolda sulbar menghadiri acara buka puasa bersama keluarga besar PT. Karya Putra Mandala (KMP) yang diselenggarakan di d’Maleo Hotel, selasa (5/6/18).Buka puasa tersebut mengangkat tema ” sinergitas kebersamaan dalam mewujudkan kehidupan yang tentram aman dan damai”.Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur PT. KMP beserta keluarga besarnya, Kabinda, Kasrem 142 tatag, para pejabat utama polda sulbar, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tamu undangan lainnya.Selain menghadiri acara buka bersama, Kapolda sulbar juga membawakan tausia penyejuk hati pengantar berbuka puasa.Dalam tausiahnya, kapolda mengatakan tak terasa ramadhan sudah memasuki hari ke 20, artinya 10 hari kedepan kita akan berpisah dengan ramadhan.Untuk itu, memanfaatkan 10 terakhir ramadhan kita sempurnakan amalan salah satunya dengan melakukan itikaf (berdiam di masjid) untuk meraih malam lailatul kadarJangan malah menjadikan 10 malam terakhir sebagai ajang berburu THR, bukannya memakmurkan masjid tapi memakmurkan mall atau pasar, imbuh kapolda.Memberikan makan kepada orang berpuasa adalah kautamaan ibadah yang paling baik disisi allah sama seperti kegiatan buka puasa ini. Disamping itu, kapolda juga memimpin doa berbuka puasa dengan mengawali pembacaan salawat dan ditutup doa berbuka.

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar didampingi Ketua DPRD Sulbar, Amalia Fitri Aras menerima rekomendasi Laporan Hasil Pemeriksaan Keuangan BPK RI di ruang paripurna DPRD Sulbar, Selasa, 5 Juni 2018.Hadir mendampingi Wagub Sulbar, Enny Anggraeni Anwar, unsur pimpinan anggota DPRD , unsur forkopimda, pimpinan OPD Sulbar dan undangan lain. Pada kesempatan tersebut pada sambutan BPK RI Saiful Anwar Nasution menyampaikan bahwa pemerintah Provinsi Sulbar meraih kembali meraih Wajar Tanpa Pengeculian (WTP) dari Badan pemeriksa Keuangan (BPK RI) atas laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) tahun anggaran 2017. Keberhasilan tersebut tentynya dapat dipertahankan mengingat predikat WTP ini sudah yang ke empat kalinya berturut-turut sejak tahun 2015. Lanjuta Saiful bahwa apa yang diperoleh ini akan menjadi momentum untuk lebih mendorong terciptanya akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah akan menjadi kebanggaan bersama yang dapat dipertahankan. “Atas nama pimpinan BPK RI kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada DPRD Sulbar dan Gubernur beserta jajarannya atas kerjasamanya selalu berkomitmen untuk mengelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel,” ucap Saiful.Saiful juga menjelaskan, pemeriksaan keuangan tidak dimaksudkan untuk membuka adanya penyimpangan atau fraud dalam pengelolaan keuangan, namun jika pemeriksa menemukan adanya penyimpangan, kecurangan atau pelanggaran terhadap ketentuan perundang-undangan, maka hal ini harus diungkapkan dalam LHP.“Opini yang diberikan merupakan pernyataan profesional pemeriksa mengenai kewajaran laporan keuangan bukan sebagai jaminan tidak adanya fraud yang ditemui ataupun kemungkinan timbulnya fraud dikemudian hari”Saiful menambahkan, walupun telah meraih predikat WTP, BPK masih menemukan beberapa permasalahan, namun itu tidak mempengaruhi kewajaran atas penyajian laporan keuangan. Beberapa permasalahan tersebut diataranya, pertama temuan pemerikasaan atas sistem pengendalian intern seperti pencatatan buku mutasi gudang farmasi dan kartu persediaan pada 28 unit pelayanan RSUD tidak tertib, kesalahan penganggaran belanja pada tiga OPD senilai Rp2.647.015.000 miliar, aset renovasi per 31 desember 2017 senilai Rp.26. 456. 396. 155 miliar tidak diyakini keberadaannya, pengajuan klaim pelayanan kesehatan pada program Jaminan Kesehatan Nasuional…

Dalam momentum Ramadhan 1439 H,Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar berkunjung di Kota Palu dalam rangka safari ramadhan sekaligus silaturrahmi dan buka puasa bersama Kerukunan Keluarga Mandar Sulawesi Barat (KKMSB) Sulawesi Tengah di Ballroom Swiss Bell Hotel Silae, Kota Palu, Minggu (3/6/2018). "Pemerintah Provinsi Sulbar menggelar Safari Ramadan di beberapa kota untuk bersilaturrahim dengan warga Sulbar. "Kegiatan ini bertujuan untuk membangun silaturahim dengan masyarakat di perantauan, apalagi keberadaan warga Mandar di perantauan kota memang banyak, bahkan beberapa putra putri Sulbar turut berperan dan menduduki posisi penting baik di pemerintahan, legislatif dan akademisi, dan wiraswasta. kami juga ingin melihat perkembangan warga Sulbar di setiap daerah. Kita juga rencana akan mengakses semua kabupaten di Sulbar yang sampai saat ini masih membutuhkan perhatian untuk pembangunan," kata Ali Baal. Menurut mantan bupati Polman dua periode itu,

Desi Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraini Anwar, Sekprov Sukbar, Ismail Zainuddin, Ketua DPRD provinsi Sulbar, Amelia Aras, Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, dan kepala OPD pemprov Sulbar, Gelar Upacara Hari Lahir Pancasila di Lapangan Kantor Gubernur Sulbar. Jumat 01 Juni 2018. Tema hari Pancasila yang dilaksanakan pada tanggal 1 Juni 2018 ini mengangkat tema bersatu berbagi prestasi., Dalam penyampaian usai Upacar, Abm mengharapkan agar nilai-nilai yang terkandung dalam butiran pancasila apat diimplementasikan dan diamalkan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar menggelar rapat koorinasi bersama OPD Terkait, yakni, Dinas Koperindagkop Sulbar, Dinas Ketapang, Dinas Pertanian,Dinas Perikanan dan Biro ekbang. Rapat koordinasi tersebut digelar di ruang Wagub Sulbar pada hari Senin, 4 Juni 2018 yang membahas rencana pasar murah yang akan digelar di dua titik di Kabupaten Mamuju. Menurut Enny Anggraeny Anwar rapat koorinasi ini membahas tentang rencana pasar murah yang akan digelar pemerintah Sulawesi Barat. "rapat ini membahas tentang harga sembako yang tentunya bisa lebih murah dibawah 30 persen harga pasar. Sedangkan untuk waktu, kami berencana akan melaksanakan pada hari Jumat, 8 Juni 2018 yang dimulai pada jam 8 pagi sampai 10 pagi. "namun ini baru sifatnya rencana, nanti insya allah hari kamis akan ada rapat ulang untuk menfinalkan semuanya, begitu juga dengan harga belum bisa diumumkan, ujar Enny. Selain itu, dijelaskan bahwa ada 15 item sembako yang dipasarkan dipasar murah, yaitu, telur, beras, gula, terigu, daging sapi , daging ayam, bawang merah, lombok besar,lombok kecil,lombok keriting ,ikan bandeng,susu , sirup dan sayur-sayuran dan sebanyak 400 kupon yang rencana yang akan dibagikan di dua titik di Kabupaten Mamuju. Untuk mengantisipasi banyaknya masyarakat, maka semua telah kami siapkan agar semua masyarakat dapat mendapatkan kupon. Kami akan melakukan koordinasi lebih dulu dengan kepala desanya agar bisa mengkoordinir warganya agar bisa mendapatkan kupon sembako dan tujuan kegiatan ini tentu untuk membantu masyarakart agar, masyarakat bisa mendapatkan sembako dengan harga yang murah menjelang H-7 Lebaran Idul Fitri,ujar Enny

 Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Hj Enny Anggraeni Anwar gelar buka bersama dengan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bersama rarusan warga dan tamu undangan lainnya.Kegiatan buka puasa bersama ini dihadiri langsung Kapolda Sulbar, Brigjen Pol Baharuddin Djafar, Sekprov Sulbar, Drs H Ismail Zainuddin, Kabinda Sulbar, Kasrem dan puluhan wartawan media cetak, online dan elektronik. Sebelum memmasuki buka puasa, enny Anggraeny memberikan sepatah kata dalam sambutannya, bahwa dalam momentum buka puasa ini tentunya kita bersama-sama saling bersilaturahmi dan segala kehilafan tentunya dapat menjadikan untuk saling mengingatkan agar bisa saling memaafkan. " Saya Enny Anggraeni Anwar beserta keluarga mengucapkan selamat berbuka puasa dan terima kasih atas kedatangannya semua untuk bisa bersama-sama berbuka puasa bersama serta selamat menjalan ibadah puasa ramadhan 1439 H, semoga apa yang kita lakukan menjadi amal ibadah nantinya, ucap Mantan Anggota DPR RI ini. Selain itu Mantan gubernur Sulbar yang juga suami dari Wagub Sulbar Anwar Adnan Saleh dengan mengenakan gamis putih sibuk melayani tamu. Senyum khasnya yang begitu ramah ia perlihatjan dihadapan pimpinan OPD dan terlebih lagi kepada wartawan yang selama ini menjadi mitra strategis selama 10 tahun menjadi gubernur. Usai melaksanakan buka bersama, tamu undangan langsung melaksanakan shalat magrib dan kemudian tamu menikmati hidangan makanan setelah sehari penuh melaksanakan ibadah puasa."Terima kasih atas kehadiran falam acara buka bersama. Kita berharap momentum Ramadhan tahun ini dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah," kata Anwar yang juga pengurus teras partai Nasdem ini.Memanfaatkan momen bulan suci, serta semakin dekatnya Hari Raya Idul Fitri, Anwar bersama keluarga meminta maaf secara pribadi jika terjadi kehilapa

Rapat Paripurna pembahasan Ranperda Perusda Sebuku Malaqbiq,yang digelar DPRD Sulbar yang dihadiri Wakil Gubernur Sulbar, Enny Anggraeni Anwar bersama Ketua DPRD Sulbar, Amelia Fitri Aras yang dirangkaikan dengan penandatanganan MoU pembentukan Ranperda Pendirian Perusahaan Daerah (Perusda) Energi Sebuku Malaqbiq. Pada sambutannya, Mantan Anggota DPR RI ini menjelaskan bahwa kita memiliki harapan agar apa yang menjadi proses fasilitasi dan pemberian nomor register di Kementerian Dalam Negeri tidak memakan waktu lama, sehingga ranperda tersebut akan segera ditetapkan dan diundangkan menjadi Peraturan Daerah,kata ” Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Enny Anggraeni Anwar yang berada di ruang paripurna, Rabu, 30 Mei 2018.Disampaikan juga bahwa, pembentukan Peraturan Daerah mengenai pendirian perusahaan umum Daerah Sebuku Energi Malaqbiq dinilai sangat penting guna memenuhi persyaratan dalam menerima penawaran participacing interest (PI) sebesar 10 persen sebagaimana yang telah diamanatkan dalam pasal 8 ayat 2 dan 3 tentang peraturan menteri energi dan sumber daya mineral Nomor 37 Tahun 2016 pada wilayah kerja dan gas bumi, yang dinyatakan akan diterima dalam tahap penawaran PI paling lama satu tahun setelah diterimanya surat kepala SKK Migas kepada Gubernur.Lebih lanjut disampaikan, materi ranperda dimaksud untuk dirumuskan oleh pihak pansus DPRD bersama unsur perangkat daerah terkait berdasarkan hasil konsultasi dan koordinasi dengan instansi terkait yaitu, direktur jenderal migas, SKK Migas, direktur BUMD, BLUD dan BMD Direktorat Jenderal Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri serta dari kalangan akademisi yaitu, Prof. Ilmar dari Universitas Hasanuddin. “ Izinkanlah kami mengajak kepada saudara pimpinan dan anggota dewan yang terhormat untuk bersama-sama dengan perangkat daerah terkait mengawal ranperda ini baik dalam proses fasilitasi maupun sampai dengan pemberian nomor register di kementerian dalam negeri,” ungkap Enny. Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Sulbar, Amalia Fitri Aras mengatakan proses pembahasan ranperda tersebut sudah melalui mekanisme peraturan tata tertib DPRD diawali penyampaian surat Gubernur Sulbar Pada 7 Mei 2018 terkait pengajuan ranperda pendirian perusahaan umum daerah…

Wakil Gubernur Sulbar Enny Anggraeny Anwar saat memimpin Rapat Koordinasi Satgas Saber Pungli Provinsi Sulawesi Barat Tahun 2018, di ruang rapat lantai 3 Kantor Gubernur Sulbar, Rabu, 30 Mei 2018.rapat tersebut tentunya harus berjalan dengan baik. Sehingga pungli dapat ditekan dan kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pelayanan publik meningkat, Ujarnya