habibi

habibi

Kepolisian daerah sulawesi barat akan kembali menggelar tabliq akbar. Tepatnya 14 Mei 2018 mendatang insyaa allah. Dalam pelaksanaan tabliq akbar, kali ini polda sulbar akan kembali mengundang salah satu ustadz kodang di jakarta yaitu Ustadz Subki Al Bughury. Ustadz Subki Al Bughury adalah sosok yang disenangi dan mudah dipahami penjelasan-penjelasan agamanya. Ketua Pelaksana Tabligh akbar, Kombes Pol Heri Susanto, SIK (Dir intelkam) melalui kabid humas AKBP Hj. Mashura, SH mengatakan. Pelaksanaan acara tersebut akan akan melibatkan santri dan ulama di provinsi sulbar.Tabligh akbar insyaa allah akan diisi dengan kegiatan dzikir dan tahlilan, sholawatan dan marawis serta acara inti yaitu ceramah dari Ustadz Subki Al Bughury . Tabligh Akbar kali ini bertajuk “Mewujudkan masyarakat sulbar yang malaqbi menuju pilkada serentak yang aman dan damai”.Sementara itu, Kapolda Sulbar Brigjen Pol Drs. Baharudin Djafar, M.Si menegaskan, Tabligh Akbar yang akan digelar kedepan merupakan upaya untuk membangun persatuan dan kesatuan umat baik dalam menegakkan sariat agama maupun dalam membangun komitmen sosial dalam menyukseskan pelaksanaan pesta demokrasi di sulawesi barat. Tujuannya untuk mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polda sulbar melalui kegiatan keagamaan. Untuk itu, pada kesempatan ini, Kapolda sulbar mengundang seluruh umat muslim di Provinsi sulbar untuk hadir pada acara tabligh akbar, yang akan di laksanakan pada hari Senin (14/5/18) di Masjid Raya Suada Mamuju.

Bupati Mamuju H.Habsi Wahid resmikan Grand Opening Matahari Departemen Store (MDS) di Maleo Town Square (MATOS), Hari ini, (Rabu,09/05/2018), Hadirnya Matahari di Maleo Town Square sebagai pusat perbelanjaan modern yang pertama kali hadir di Mamuju, layaknya seperti di kota-kota besar lainnya. Masyarakat bisa menikmati perbelanjaan modern dan wahana permainan anak. Selain hal itu, juga bisa menumbuhkan tingkat perekonomian masyarakat Mamuju yang lebih baik dimasa yang akan datang. Dengan menghadirkan tenaga-tenaga kerja profesional dan bisa menurunkan angka pengangguran di Mamuju dikarenakan mampu menyerap tenaga-tenaga kerja yang dipekerjakan di Maleo Town Square Mamuju. Terkait dengan ketenaga kerjaan di Mamuju dengan hadirnya (MATOS), dibuktikan dari kurang lebih 200 kariyawan MDS yang sudah profesional siap melayani konsumen yang hadir untuk berbelanja dengan melalui karangtina selama kurang lebih dua bulan lamanya sebelum peresmian. Yang notabenenya sekitar 75% diutaman putra-putri mamuju itu sendiri. Bukan hanya pengangguran yang menurun dengan hadirnya MATOS, perekonomian mamuju bisa terbangun melalui Usaha Kecil dan Menengah (UKM) yang juga diberi peluang di MATOS untuk melakukan transaksi jual beli. Ujar H.Habsi Wahid usai mengunjungi fasilitas yang disuguhkan oleh MATOS. Manajer MATOS bekerja sama dengan Miranti Hadisusilo direktur PT.MDS , menyampaikan bahwa kain khas mamuju “SEKOMANDI” bisa dipasarkan di matahari, dimana sekomandi adalah kain yang dikenal sebagai kain khas kota mamuju yang sering digunakan masyarakat ketika penyelenggarakan sebuah acara. Termasuk pada saat peresmian MDS. Bukan hanya itu, kain sekomandi juga sudah masuk dalam standar nasional sehingga bisa dipasarkan di matahari. Adanya wahana permainan anak dan banyaknya diskon besar-besaran yang disuguhkan oleh pihak Matahari, mengundang minat belanja masyarakat mulai dari kalangan ibu-ibu, bapak-bapak, remaja dan anak-anak. Dan masih banyak lagi event-event yang akan diselenggerakan mulai dari tgl 9 hingga tanggal 18 Mei 2018 terkait hadirnya MATOS di Mamuju. Peresmian MDS diserayakan dengan pengguntingan bunga melati bersama dengan : H.Habsi Wahid Bupati Mamuju, Miranti Hadisusilo direktur…

Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menghadiri rapat paripurna DPRD Sulbar Penyerahan dan Penjelasan Gubernur terhadap ranperda tentang Pembentukan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sebuku Energi Malaqbi yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulbar, Selasa, 8 Mei 2018.Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar pada kesempatan tersebut menyampaikan, dari hasil kunjungan kerja pansus DPRD Sulbar ke Kalimantan Selatan terkait ranperda tentang perubahan atas peraturan daerah Provinsi Sulawesi Barat Nomor 9 tahun 2009 tentang pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), disepakati bahwa BUMD yang akan didirikan utamanya adalah BUMD untuk menerima participating interest (PI) sebesar 10 persen, sebagaimana yang dipersyarakatkan dalam pasal 34 Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2004 tentang kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi sebagaimana telah diubah beberapa kali. Terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2009 tentang perubahan kedua atas Peraturan Pemerintah Nomor 35 tahun 2004 tentang kegiatan hulu minyak, dan pasal 7 Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran PI 10 persen pada wilayah kerja minyak dan gas bumi.Masih kata Ali Baal, rancangan peraturan daerah Provinsi Sulawesi Barat tentang pendirian Perumda Sebuku Energi Malaqbi yaitu BUMD yang akan menerima Participating Interest dari wilayah kerja blok sebuku sesuai persyaratan yang ditentukan dalam kedua peraturan perundang-undangan tersebut beserta naskah akademik.Selain menerima PI atas pengusaha kegiatan usaha hulu minyak dan gas bumi wilayah kerja blok sebuku, pendirian Perumda juga bertujuan memberikan manfaat ekonomi, sosial, dan manfaat lainnya bagi masyarakat Provinsi Sulawesi Barat. PI 10 persen oleh kontraktor ditawarkan kepada pemerintah Provinsi Sulawesi barat dan pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, karena wilayah kerja blok sebuku terletak di perbatasan kedua provinsi tersebut.Dalam pendirian Perumda Sebuku Energi Malaqbi, modal dasar yang disertakan adalah Rp. 2.000.000.000,00 ( dua miliar rupiah ) dan sesuai ketentuan pasal 333 ayat (1) undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah dan pasal 21 ayat (5) peraturan pemerintah…

Pembukaan Mushabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-VII Sulbar berlangsung di lapangan Topoyo Kabupaten Mamuju Tengah, Sabtu, 5 Mei 2018. Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar selaku kepala pemerintahan daerah Provinsi Sulawesi Barat mengucapkan selamat datang kepada seluruh kafilah, dan berharap agar kegiatan tersebut terlaksana dengan baik, aman, tertib dan terkendali. Gubernur Sulbar, Alibaal Masdar membuka kegiatan MTQ tingkat Provinsi Di Kabupaten Mateng pada Sabtu 5 Mei 2018. Pada sambutannya Abm menyapaikan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat mengokohkan komitmen, membudayakan revolusi mental dalam upaya membangun kebersamaan di wilayah Sulbar. MTQ ini juga diharapkan dapat dijadikan momentum untuk membentuk karakter, dan kepribadian yang tangguh, dan berakhlak mulia. Untuk itu dibutuhkan optimisme agar dapat mengantarkan kepribadian yang penuh tanggung jawab dan bermartabat dalam mewujudkan gerakan Indonesia bersih, Indonesia bersatu, dan gerakan Indonesia tertib serta gerakan Indonesia melayani,” tutur Ali Baal. Mantan Bupati Polman itu juga sangat menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan di Bumi Lallatassisara tersebut. Disampaikan, keberhasilan MTQ bukan dilihat dari prestasi di setiap cabang, tapi keberhasilan dalam membangun karakter dan mental spiritual hingga menjadi masyaralat bermartabat dan peduli pada revolusi mental sehingga tujuan MTQ dapat tercapai dengan baik. “Kepada para peserta agar bersungguh-sungguh mengikuti kompetisi ini, guna meraih predikat yang baik untuk mewakili daerah provinsi Sulbar ke tingkat nasional yang akan dilaksanakan di kota Medan nanti. Kepada dewan hakim sebagai penilai agar dapat melaksanakan dengan baik sesuai ketentuan dan mekanisme perlombaan, dan terimakasih pada tuan rumah yang telah memberikan bantuan pikiran, tenaga dan waktu dalam mensuksekan kegiatan ini,” tandasnya. Bupati Mateng, Aras Tammauni pada kesempatan tersebut juga mengucapkan selamat datang pada seluruh kafilah, dewan juri, tamu undangan pada agenda rutin pemerintah yang melibatkan budaya masyarakat dan bangsa tersebut. Beliau juga menyampaikan, event tahunan itu juga membina Qari Qariah dan Hafidz Hafidzah dan memilih yang terbaik mewakili Sulbar ke tingkat nasional. “MTQ ini juga memiliki…

Usai mengkuti kegiatan Pembinaan Kelompok Kadarkum Desa/Kelurahan Sadar Hukum, Lurah bersama masyarakat Kelurahan Lalampanua Kecamatan Pamboang mengikuti pelaksanaan Diseminasi Hak Asasi Manusia yang dilaksanakan di Aula Unit Pengelola Kegiatan (UPK) Kecamatan Pamboang.(7/5/18) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sulawesi Barat Andi Farida didampingi oleh Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Sri Yuliani, bersama Pihak dari Badan Narkotika Provinsi Sulawesi Barat. Dalam sambutannya, Andi Farida mengungkapkan bahwa pelaksanaan kegiatan ini merupakan salah satu program yang dilaksanakan oleh jajaran Kementerian Hukum dan HAM di Sulawesi Barat dalam rangka membangun kesadaran hukum Masyarakat. Selain itu, Kepala Kantor Wilayah menyinggung persoalan aturan dan Undang-undang Perlindungan Anak “setiap anak yang terlahir harus mendapatkan hak-haknya sekalipun tidak meminta akan hal tersebut” tambahnya Ia menambahkan, bahwa hal itu sesuai dengan ketentuan konvensi hak anak melalui Keputusan Presiden Nomor 36 Tahun 1990 yang mengemukakan Prinsip-prinsip Umum Perliundungan Anak” lanjutnya Kepala Kantor Wilayah juga menekankan kepada masyarakat agar senantiasa memperhatikan pokok pokok yang dikategorikan sebagai Hak Asasi Manusia Hal lain disampaikan oleh Sri Yuliani, selaku Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM mengungkapkan bahwa saat ini peredaran dan penggunaan narkotika merupakan salah satu masalah besar yang saat ini dihadapi oleh bangsa Indonesia. “bukan hanya dikalangan orang dewasa, narkotika sudah merambah pada usia pelajar dan mahasiswa” lanjutnya Sementara itu, ia berharap agar dilakukan pola pencegahan secara terpadu dan komprehensif dari seluruh aspek Masyarakat “untuk itu, peran Kementerian Hukum dan HAM memberikan sosialisasi kepada Masyarakat khususnya generasi muda terkait bahaya narkoba sesuai yang diamanatkan oleh Undang-undang” ungkapnya Diharapkannya, dengan adanya pelaksanaan diseminasi ini, seluruh Masyarakat Lalampanua dapat lebih mengetahui dan mewaspadai tentang adanya penyalahgunaan serta peredaran Narkoba dikalangan Masyarakat

Kepala Dnas Kominfo Sulbar Muzakkir Kulasse bersama Asisten III Jamila, Sekdis Perhubungan Darmawati yusuf dan Kabid E Goverment Muhiddin melakukan kunjungan studi banding ke Gedung sate Bandung pada hari Selasa, 8 Mei 2018 . Kunjungan tersebut dalam rangka Study banding E- Gov kinerja di Pemprov Jawa Barat.

Perkembangan ilmu pengetahuan dan kemajuan teknologi merupakan bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, sehingga diperlukan suatu kebijakan dalam menyebarluaskan informasi agar tidak menimbulkan suatu dampak negatif yang dapat merugikan masyarakat“ Saya sudah pernah menjadi korban berita hoaks dan juga FB saya pernah dihacker, maka dari itu sekiranya masyarakat harus lebih cerdas mengunakan medsos begitupun bagi adik-adik wartawan dan pers sebaiknya berita yang akan disebarkan agar betul-betul mencari sumber informasi yang akurat sebelum dipublikasikan,”kata Wagub Sulbar , Enny Angraeni Anwar saat menyampaikan sambutan dalam acara saring sebelum sharing, melalui literasi digital sebagai upaya pencegahan radikalisme dan terorisme di kalangan masyarakat yang berlangsung di pelataran Ballroom Hotel Maleo Mamuju, Kamis, 3 Mei 2018. Dikemukakan, pelaksanaan literasi yang diadakan Badan Pengelolaan Terorisme Sulbar (BNPT), merupakan suatu kemajuan dalam perkembangan ilmu dan teknologi, sehingga dalam pengaplikasiannya masyarakat dituntut lebih memahami kemajuan dari teknologi digital tersebut.“ Marilah kita lebih bijak bersosial media, sebaiknya saring and sharing terlebih dahulu kita utamakan dan harus pintar memilah apakah harus menyebarkan, menyimpan atau menghapus file-file yang kita terima,”sambung Enny Enny juga menyampaikan perlunya melakukan sosialisasi yang lebih dikalangan masyarakat, terutama bagi para pelajar dan mahasiswa yang aktif dalam media sosial agar manfaat dari aplikasi tersebut dapat lebih dirasakanKepala Penanggulangan Terorisme Sulbar (BNPT), Rahmat Sanusi menyampaikan, BNPT adalah sebuah lembaga pemerintah non kementerian (LPNK) yang melaksanakan tugas pemerintahan dibidang penaggulangan terorisme.Selain itu, menghadapi ancaman yang ada di Sulawesi Barat merupakan program utama dari BNPT sulbar, dimana tanah malaqbiq merupakan daerah kategori segitiga emas. Hal tersebut dikarenakan jalur srategis dari kota Makassar Ke Palu dan Kalimantan menjadi peluang besar bagi para terorisme menjalankan aksinya.“ Sulbar merupakan lalu lalang teroris,dari dulu waktu kita melakukan rapat koordinasi salah satu peserta mengaku sebagai mantan teroris dan mengatakan sulbar merupakan tempat lalu lalang makanya kita harus antisipasi,” sebut Rahmat.Terkait pencegahan teroris yang sudah menjadi tugas dari…

Gubernur Sulawesi Barat, Ali Baal Masdar menghadiri Penamatan Siswa-Siswi Madrasah Aliyah Negeri Mamuju TP. 2017-2018 yang berlangsung di ruang auditorium Lantai 4, kantor Gubernur Sulbar, Kamis 03 april 2018Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Mamuju melaksanakan penamatan di Auditorium lantai IV kantor gubernur Sulbar, pada hari Kamis, 3 Mei 2018. Penamatan siswa-siswi sebanyak 122 untuk tahun pelajaran 2017/2018. Pada penamatan MAN Mamuju turut hadir Gubernur Sulbar, Alibaal Masdar dan pada sambutannya mengucapkan trimakasih kepada para guru dan tengaga pendidik lainnya, seremoni yang digelar ini adalah untuk mengenang semua jasa-jasa guru. Untuk para siswa, tamat sekolah bukan berarti selesai dan berhenti belajar, jangan merasa puas dengan apa yang diraih sekarang, teruslah belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi sesuai dengan minat dan bakat masing-masing,” tutur pria yang akrab disapa ABM tersebut.Lanjut Ali Baal Masdar menyampaikan apresiasi kepada para guru-guru sekolah yang yang atas jasanya telah membentuk karakter dan mencerdaskan anak-anak bangsa, terutama yang ada di Sulbar, karena mereka adalah aset Sulbar.Ia juga menyampaikan, dengan dunia global yang telah menanti, Ia berpesan pada para siswa yang baru saja dinyatakan lulus tersebut harus mempunyai kejelian untuk mengambil hal-hal yang baik dan mencampakkan yang tidak baik. Juga terus berpegang teguh pada etika dan akhlak yang luhur, tidak terseret oleh arus budaya yang merusak nilai-nilai keelokan agama. “Kalian dituntut untuk memiliki kecerdasan dan keuletan serta ilmu pengetahuan yang memadai. Berkat kecanggihan ilmu pengetahuan dan teknologi, informasi apapun dapat diketahui walaupun berada dalam kamar. Jadilah sarjana yang dapat memilah-milah informasi, dan bisa menjadi kebanggaan orang tua, keluarga dan sekolah yang telah ditinggalkan,” sambungnya. Kabid Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Sulbar, Syamsul yang juga hadir pada penamatan tersebut juga menyampaikan apresiasi pada pemerintah provinsi Sulbar yang telah banyak membantu kemenag khususnya di bidang madrasah.“Kami selama ini juga banyak dibantu oleh Pemprov. Terimakasih juga kepada semua pihak yang telah berusaha semaksimal…

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Sulbar menggelar Bimtek implementasi sistem informasi kearsiapan dinamis lingkup Pemerintah Sulbar di laksanakan di Maleo, Kamis, 3 Mei 2018. Kegiatan tersebut, dibuka oleh Kadis Perpustakaan dan Arsip Harifuddin Toppo Mpd, Kasubid Arsip Nasional Pusat. Pada sambutannya, Hartop panggilan Arifuddin Toppo menjelaskan bahawa setiap lembaga negara, pemerintah daerah,perguruan tinggi,perusahaan serta ormas, tidak lepas dari penciptaan arsip. Arsip sebagai rekaman kegiatan lembaga-lembaga tersebut mempunyai manfaat sebagai bahan pengambilan kebijakan,bukti akuntabilitas kinerja,memori dan identitas serta bahan pertanggungjawaban dalam kehidupan bermasyarakat,berbangsa dan bernegara. Untuk itu arsip harus dikelola,dipelihara dan diselamatkan agar arsip dapatdimanfaatkan seluas-luasnya untuk kepentingan publikdan kemaslahatan bangsa. Lebih lanjut katanya, bahwa arsip yang dimiliki daerah merupakan sumber infomasi dan bahan pertangungjawaban pemerintah daerah serta memorikolektif yang mempunyai nilai dan arti penting dan strategis antara lain dapat menyajikan informasi mengenai penyelenggaraan pemerintah daerah daerah perumusan kebijakan dan pengambilan keputusan. "naskah dinas atau arsip pada suatu instansi merupakan alat bukti akuntablitasi dan pada saatnya akan menjadi bahan pertanggungjawaban nasional. Karena fungsinya itu , maka perlu pengaturan penciptaan suatu naskah telah dirancang untuk memudahkan penyimpanannya. Sehingga memudahkan untuk melakukan penyusutan arsip,ujarnya. Apalagi saat ini kemajuan teknologi memberikan manfaat diberbagai sektorkehidupan termasuk sektor kearsipan.Tingkat Kebutuhan masyarakat terhadap informasi kini semakin tinggi. Hal ini dapat dimengerti karena masyarakat menuntut untuk dapat mengakses informasi dengan cepat,mudah dan murah.

Wagub Sulbar, Enny Anggraeni Anwar bersama Staf Ahli Bidang Pengamanan Pasar Kementrian Perdagangan RI, Sutriono Edi,Inspektur IV Kemendag, Erwin Harahap, Pegawai bapokting dan inspektorat IV, , para pelaku usaha,distributor, bulog,satgas pangan, perwakilan BI Sulbar,dan tim pengendali inflasi daerah serta pemangku kepentingan lainnya menggelar rapat Koordinasi Daerah dalam rangka stabilisasi harga dan pasaran barang kebutuhan pokok jelang ramadan dan lebaran 2018/1439 H yang berlangsung di Hotel Maleo Mamuju, Rabu, 2 Mei 2018. Pada kesempatan tersebut, Wagub Sulbar Enny Anggraeny Anwar menyampaikan bahwa untuk penyedian bahan pokok menjelang puasa dapat tersedia, namun semuanya harus diantisipasi mulai dari harga sampai kesedian stok, agar masyarakat Sulbar tidak resah dalam menghadapi puasa dan lebaran,ujar Enny. Namun dalam waktu dekat ini rencananya akan kami lakukan rapat lanjutan bersama dinas koperindagkop Sulbar dan instansi terkait untuk melanjutkan kembali kesiapan-kesiapan atau program salah satunya adalah pasar murah yang rencanakan akan digelar dibeberapa titik "Untuk saat ini kami belum bisa menyampaikan titik mana saja yang akan dilakukan pasar murah, karna, kami akan melakukan rapat koordinasi lanjutan,Ujarnya. Selain itu, Sutriono Edi menyampaikan bahwa rakor yang digelar saat ini merupakan upaya agar menjelang puasa dan lebaran dapat teratasi kesedian stok dan harga dapat stabil. Kementerian perdagangan memastikan ketersedian dan harga kebutuhan pokok dipasar rakyat dan ritel modern menjelang lebaran di daerah dapat aman . Hal ini melihat pemantauan kemendag di sejumlah daerah di Indonesia, turunya. " ini menjadi tugas pemerintah untuk memantau dan mensosialisasikan pasokan aman. "jelang puasa kami memastikan bagaimana ketersdian bahan pokok dan kondisi harganya aman dan stabil di daerah-daerah ungkapnya saat melakukan Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka stabilisasi harga dan pasaran barang kebutuhan pokok jelang ramadan dan lebaran 2018/1439 H. Dikatakan Edi, pemerintah, siap menyambut bulan puasa dan lebaran 2018 / 1439 H melalui sinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku usaha dalam mengantisipasi potensi kenaikan permintaan bahan pokok…