15 Apr 2018

Menteri PP dan PA RI Kukuhkan Satgas FPPA Sulbar

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang  akrab disapa “Mama Yo” buat para anak-anak Indonesia, resmi Kukuhkan Satuan Tugas Forum Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Sulawesi Barat  Guna untuk kesejahteraan perempuan dan anak. Bersama anggota DPR RI Komisi  Delapan (VIII) dan Rombongan, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Barat H.Amalia Fitri Aras, Wakil Bupati Mamuju H.Irwan SP Pababari, KAPOLDA Sulawesi Barat, DANREM 142/TATAG, Sekretaris Daerah Sulawesi Barat ismail zainuddin, Kepala Kantor IMIGRASI Sulawesi Barat Teguh Setiadi  , KAKANWIL Kementerian Agama Sulawesi Barat Muhidin, Para Kelapa OPD Lingkup Sulawesi Barat, Para Anggota FORKOPIMDA Kabupaten Mamuju, Para Aktivis Pemerhati Perempuan Dan Anak, Tokoh Agama Dan Tokoh Masyarakat pada Jumat,13 April 2018.

Melalui pengurus SATGAS FPPA SULBAR yang dikukuhkan pada 13/04/2018  dengan Surat Keputusan Gubernur Nomor:188.4/677/SULBAR/IX/2017, sebagai perpanjangan tangan dari Menteri PP-PA RI untuk mensosialisasikan tiga program unggulan diantaranya Akhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak, akhiri perdagangan manusia dan akhiri kesenjangan ekonomi ketidak adilan bagi kaum perempuan. “Mama Yo” berharap bisa bekerjasama untuk menyelenggarakan 3 Program unggulan tersebut

Pada sambutannya, “mama yo” berharap kepada pemerintah daerah untuk membangun kebersamaan dan komitmen untuk melihat perempuan dan anak. Sesuai UUD 32 tahun 2002 tentang pemerintah daerah yang lama, masuk dalam peringkat ke 19. Dengan naiknya dari 19 ke 2 maka menunjukkan bahwa perempuan dan anak itu sangat penting untuk diperhatikan.

Ditambahkannya mengapa hal itu harus diperhatikan, bahwa pilar perempuan dan anak dianggap pilar yang menyelamatkan satu bangsa, perempuanlah yang menyelamatkan SULBAR dan anak-anaklah yang menyelamatkan masa depan SULBAR. Apalagi Indonesia dipilih jadi 1 dari 10 negara besar di dunia oleh PBB. Mengapa Indonesia dipilih..? sebab toleransi dianggap tinggi di Indonesia dan perempuan-perempuan dianggap cukup maju. Demikian untuk anak-anak Indonesia dipilih menjadi satu dari 4 negara besar untuk diperhatikan, dan menargetkan tahun 2030 sudah tidak ada lagi kekerasan pada perempuan dan anak.

Tanggapan Busman Rasyid salah satu anggota SATGAS FPPA sebagai perpanjangan tangan dari kementrian PP-PA RI, mengatakan Bahwa SATGAS bertugas secara cepat untuk melakukan pendampingan langsung terkait kasus kekerasan pada perempuan dan anak sampai tuntas . Serta melakukan pencegahan melalui sosialisasi kepada masyarakat tentang kategori kekerasan pada perempuan dan anak di bawah naungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (HMS-SITA)

Untuk Diketahui Daftar Nama-Nama Pengurus Pembentukan Forum Partisipasi Publik Untuk Kesejahteraan Perempuan Dan Anak dan SATGAS FPPA SULBAR.

1.     Gubernur Sulawesi Barat Sebagai Dewan Pembina

2.     Wakil gubernur Sulawesi barat Sebagai Dewan Pembina

3.     Sekretaris daerah Sulawesi barat Sebagai Dewan Pembina

4.     Kepala dinas pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian penduduk dan keluarga berencana daerah Sulawesi barat Sebagai Dewan Penasehat

5.     Kepala bidang kualitas hidup perempuan keluarga, data dan informasi Sebagai Dewan Pakar

6.     H.Muhammad Jayadi, S.Ag, SH.MH Sebagai Ketua

7.     Ali Insyafandi sebagai Wakil Ketua

8.     Padli, SH.i, MH Sebagai Sekretaris

9.     Busman Rasyid Sebagai Wakil Sekretaris I

10.                        Sudirman AZ, S.Pdi,M.Pd Sebagai Wakil Sekretaris II

11.                        Hertin Samad Sebagai Bendahara Umum

12.                        Abd.Rasyid, ST Sebagai Wakil Bendahara

       I.            Bidang Pemberdayaan Perempuan

1.      Dian Daniati (LSM Peduli Perempuan)

2.     Andi Marhani

3.     Darmiah P (Yayasan Tanjung Ngalo)

4.     Bungalia (Usaha Sekomandi)

5.     Junaeda, S, MM (STIE MUHAMMADIYAH)

6.     Lidya Astuti Ulfa (KPID SULBAR)

     II.            Bidang Kekerasan Terhadap Perempuan

1.     Sitti Mustikawati, SE (KPID SULBAR)

2.     Rusnani (YASMIR)

3.     Arman Ali ( Yayasan Tanjung Ngalo)

4.     Firdaus (RADAR SULBAR)

5.     Reski (FAJAR SULBAR)

6.     Alfi Syahrin Nur, SH (KNPI SULBAR)

  III.            Bidang Kekerasan Terhadap Anak

1.     Ahmas SE (Yayasan Lagaligo)

2.     Rahmatia (KPI)

3.     Syarifuddin (Katinting.Com)

4.     Suwandi K Sebo (LSM Peduli Bangsa)

5.     Arisman ( Mala’biq.Com)

6.     Habluddin

  IV.            Bidang Tindak Pidana Perdagangan Orang

1.     Akriadi, SH (LBH Yusticia)

2.     Nurdiansyah (Seputar Sulawesi.Com)

3.     Ihsan (Permahi)

4.     Heri Siswanto (PPMI)

5.     Imran (Harian Radar)

6.     Arnols Said (Manakarra TV)

    V.            Bidang Pemberdayaan/Penguatan Keluarga

1.     Dra.Patricia Tappi Sariang (FKGM)

2.     Abdul Waris ( Pegadaian Cab.Mamuju)

3.     H.Misrawati (Patayat NU)

4.     Darman ( Harian Radar)

5.     Rusdi

  VI.            Bidang Pemberdayaan Perempuan Dalam Bidang Politik

1.     Anhar (AJI kota Mandar)

2.     Kamiruddin AL ISLAM P,SH

3.     Edward Ade Saputra (Harian Fajar)

4.     Dahlan, DP (LAM SULBAR)

5.     Muchlis, S.Pdi

6.     Heril Putra Galib

DAFTAR NAMA-NAMA SATGAS FPPA

1.   Yurlin Tamba

2.  Misbahuddin

3.  Riswan

4.  Busman Rasyid

5.  Rhena

6.  Rukiah

7.  Fahrul

8.  Marini

9.  Syamsiah

10. Nurfadillah

11. Eka Nur Triana

12.  Sahabuddin

13.  Sampe Padang Pawa

Read 121 times Last modified on Senin, 16 April 2018 14:48
(0 votes)