05 Apr 2018

ABM Melantik Gerbong Pertama Pejabat Tinggi Pratama, Fungsional dan Admnistrator

Gubernur Sulbar Muhammad Ali Baal Masdar melaksanakan pelantikan untuk pejabat tinggi pratama, fungsional dan administtarator pada Gerbong mutasi babak pertama lingkup Pemprov Sulbar bergulir. Senin, 2  April 2018, bertempat di ruang pertemuan lantai 2 Kantor Gubernur Sulbar dan  pelantikan kali ini hanya dilakukan pergeseran atau pengisian jabatan. Pada pelantikan gerbong pertama ini pengambilan sumpah kepada sembilan pejabat tersebut terdiri dari, satu pejabat fungsional ahli utama yakni Nur Alam Tahir yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Bidang  Pemerintahan mendapat jabatan baru sebagai Widyaiswara pada Badan Pengembangan SDM. Sedangkan lima pejabat pimpinan tinggi pratama diantaranya Hamzah, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian mendapat jabatan baru sebagai Asisten Bidang Pembangunan,   Ridwan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas PMD, mendapat jabatan baru sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, sedangkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan yang sebelumnya dijabat Muh.Jaun mendapat jabatan baru sebagai Kepala Dinas PMD. Selanjutnya, Kepala Dinas Perindag, Koperasi, UKM yang sebelumnya dijabat Bahtiar, kini dijabat oleh Amir Maricar, dan selanjutnya Bahtiar menggantikan Amir Maricar sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal.Sementara, tiga pejabat administrator yang dilantik, diantaranya Bau Akram Dai menduduki jabatan baru sebagai Sekretaris Dinas Sosial menggantikan Muh. Arif yang kini menjabat Kepala Bidang Pembinaan dan Kesejahteraan Pegawai pada BKD, sedangkan jabatan Sekretaris Dinas Pertanian yang ditinggalkan Bau Akram Dai sekarang ditempati Tanawali  yang sebelumnya menjabat Kepala UPTD Balai Benih Induk Hortikultura pada Dinas Pertanian“ini baru gerbong pertama, sebentar lagi gerbong ke dua dan selanjutnya setelah dilakukan revisi organisasi  masuk gerbong ke tiga. Untuk itu setelah ini kita akan bekerja bersama-sama menuju Sulbar maju dan malaqbi,” ucap Ali Baal.Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar mengatakan, pergeseran dan pengisian jabatan tersebut murni dilaksanakan sebagai kebutuhan organisasi yang bertujuan mempercepat pelaksanaan program kerja Pemerintah Provinsi Sulbar, guna memenuhi tuntutan tugas Pemerintah, pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.Dikatakan pula, makna sebuah pelantikan bukan hanya sebagai formalitas pendistribusian jabatan, melainkan sebagai sarana penguatan, pengembangan dan pemberdayaan potensi diri dalam upaya pemanfaatan kompetensi aparatur kearah tercapainya sumberdaya yang handal dan profesional dan bukan hanya itu Ali Baal mengingatkan bahwa ada tanggung jawab besar yang harus tetap dijaga keberlangsungannya, yaitu perolehan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diberikan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan target pencapaian lain yang tertuang dalam RPJMD Provinsi Sulbar 2017-2002

“Penunjukan saudara-saudara dalam menduduki suatu jabatan, berdasarkan kemampuan dan kompetensi yang dimiliki dan kebutuhan organisasi,” tandas Ali Baal. Olehnya itu, Ia mengingatkan  tanggung jawab yang dibebankan itu jangan sampai disia-siakan apalagi disalahgunakan, sebab dapat mencederai dan mengecewakan pemerintah dan masyarakat Sulbar.“ Jabatan yang disematkan dipundak saudara-saudara kiranya peran dalam melaksanakan tugas dan fungsi masing-masing dapat dioptimalkan dan  dijalankan sebaik-baiknya” harap Ali Baal

 

 

 

 (edit rePublish : Fachriadi Masdar)

Read 194 times Last modified on Senin, 16 April 2018 14:52
(0 votes)