12 Jun 2017

ABM, Ingatkan Saya akan janji Visi dan Misi kami.

Usai dilantai tanggal 12 Mei 2017 di Istana Merdeka oleh Presiden Jokowi Dodo, ABM melakukan Kunjungan Kerja dilima Kabupaten dan mendengarkan serta melihat langusng apa yang dibutuhkan masyarakat untuk melanjutkan pembangunan, yang kini berada ditangannya bersama Enny Anggraeny Anwar. Kunjungan kerja kali ini, Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar Ke Kabupaten Matra pada Hari Jumat, 9 Juni 2017 di sambut baik oleh Bupati Matra Agus Ambo Jiwa dan Ketua DPRD Matra Lukman Said,Sekda Matra dan jajaran SKPD, para Camat dan Kepala Desa dan Masyarakat Matra dan agenda rapat di gelar di lantai III kantor Bupati Matra. Pada rapat tersebut beberapa pertanyaan camat dan kepala desa kepada ABM tentang bagaimana peningkatan baik segi infrastruktur desa maupun tentang lahan pertanian termasuk harga kelapa sawit yang menurut kepala desa saat ini belum stabil.Maka dari itu sebagai lumbung suara ABM pada saat pilkada kemarin,masyarakat meminta perhatian Gubernur, Ujar salah satu kepala desa tikke.
Setelah mendengarkan pertanyaan, ABM menyampaikan terima kasihnya kepada seluruh masyarakat yang telah mendukung dan memberikan kepercayaannya kepadanya atas pilkada kemarin dan menjalankan pilkada dengan aman dan tertib. Selain itu, menurutnya Kabupaten  Matra memiliki potensi SDA yang sangat bagus untuk terus dikelola dan perlu mendapat perhatian. Sehingga kedepan di minta kepada Bupati Matra agar bisa menyediakan lahan untuk penyediaan sarana gedung olahraga, nanti pemprov yang bantu Ujar ABM.
Bukan hanya itu, lanjt ABM untuk pendidikan kita harus memiliki satu sekolah keunggulan yang didalamnya memiliki sarana dan prasarana lengkap, agar anak-anak betah belajar serta guru-guruya juga harus memiliki kecerdasan dan sejahtera. Dari segi pertanian kita harus genjot para petani kita yang bukan hanya pandai dalam menanam sawit saja akan tetapi bagaimana mereka juga bisa belajar menanam tanaman lainnya dan paling penting adalah bagaimana kepala sawit bisa dikelola menjadi minyak atau mentega. " kita harus punya pabrik kepala sawit sendiri dan biarkan masyakat kita yang mengelolanya. Agar mereka bisa memiliki SDM yang baik dan perekonomian bisa tumbuh bukan dari atas kebawah, akan tetapi dari bawah ke atas, tutur Lelaki yang hobi renang dan pernah menjuarai Porda cabang olahraga renang. Untuk peningkatan di desa, kita akan menjadikan satu desa bisa menghasilkan prodak atau keunggulan yang bisa mendorong perekonomian masyarakat nantinya. Sedangkan diminta untuk setiap desa, anggaran yang saat ini diberikan pusat sebesar 2 Milyar agar kedepan setiap kepala desa bisa mencetak Sarjana Strata Satu (SI) sekitar 10 sampai 15 dan bupati mencetak S2 sekitar 15 sampai 20 dan Pemrov Sulbar bisa mencetak sekitar 10 orang doktor setiap tahunnnya. Ini mendorong peningkatan SDM kita agar generasi kita bisa lebih baik nantinya,ungkap ABM.
Saat ini kita belum bisa menganggarkan apa yang menjadi program kita, akan tetapi insya allah tahun 2018 kita sudah bisa menganggarkannya. Untuk harga kepala sawit, kita akan fasilitasi pertemuan dengan pihak perusahaan dan menanyakan kendalanya dan mendiskusikan agar terjadi kesepakatan keduanya. Sedangkan untuk irigasi, saya akan turun melihat langsung kondisinya dan apa yang menjadi kendalanya. Kebetulan saya bersama kadis PU Provinsi dan akan bersama-sama melihat di lapangan, Ujar ABM. Ini semua akan visi dan misis kita untuk menjadikan Sulbar maju dan Malaqbi, dimana didalamnya ada berbagai macam sektor peningkatan untuk mendorong keamjuan daerah kita yang kita cintai ini, tutup ABM.  " Mari bersama-sama kita berkontribusi kepada daerah dan dukung apa yang menjadi program visi dan misi kita, jangan lagi ada perbedaaan, semua mari bersatu menjadikan Sulbar maju dan Malaqbi.  
   

Read 230 times
(0 votes)