06 Apr 2017

Badan Litbang SDM Kemenkominfo RI melaksanakan kegiatan Sertifikasi Nasional berbasis SKKNI Bidang Informatika Untuk Angkatan kerja Muda



Badan Litbang SDM Kemenkominfo RI melaksanakan kegiatan Sertifikasi Nasional berbasis SKKNI Bidang Informatika untuk angkatan kerja muda yang bekerja sama dengan Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Sulbar. Kegiatan ini digelar di Hotel Maleo, Kamis (6/4) 2017 dan dibuka oleh Kadis Kominfo Persandian dan Statistik Sulbar,
 Drs Muzakkir Kulasse MM, serta Kepala Pusat Pengembangan Literasi dan Profesi SDM Informatika DR Ir Hedi, M Idris Msc, Direktur LPS TIK Indonesia Ir Edwin Surjosaptanto MBA, Kasubdin Sertifikasi Pusbang Litprov SDM Informatika Sudjarwo Spd MM dan para peserta dari enam kabupaten Sulbar.
 
 
 Pada sambutan Panitia dari Kasubdin Sertifikasi Pusbang Litprov SDM Informatika Sudjarwo Spd MM, mengatakan pembukaan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI Bidang Informatika Angkatan Kerja Muda, Yaitu khususnya untuk keahlian Help Desk, Junior Multimedia, Practical Office Advance, dan Digital Anaping.
Dengan Tujuan Membantu angkatan kerja muda Khususnya lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),DI,DII,DIII Bidang TIK yang berprestasi dalam memperoleh sertifikat kepemilikan kompetensi.Sasaran kegiatan ini adalah terwujutnya SDM angkatan kerja muda bidang teknologi informasi yang lulus uji kompetensi dan berhasil memiliki sertifikat kompetensi, yang dapat di manfaatkan untuk memperoleh pekerjaan, Ujar Sudjarwo.

 Kegiatan ini diharapkan juga mampu berkontribusi dalam peningkatan dan pengakuan kompetensi kerja, yang nantinya akan membantu meningkatkan daya saing SDM di tingkat Nasional,Regional dan gobal.
Adapun bentuk kegiatan yakni pertama pengantar berupa penjelasan Pelaksanaan uji kompetensi yang akan disampaikan oleh Direktur LPS TIK, kedua Pre Assesment, yang akan di pandu oleh Tim Assesor, dan Uji Kompetensi/Assesment yang akan dilaksanakan oleh Tim Assesor. Peserta Fasilitasi Sertifikasi ini di targetkan di ikuti oleh 75 (tujuh puluh lima) orang peserta terdiri dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK),DI,DII,DIII Bidang TIK di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. Dijelaskan Sudjarwo kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI dilaksnakan selama tiga hari dari tanggal 6 s/d 8 April 2017  dan  dilaksanakan oleh Pusbang Literasi dan Profesi SDM Informatika,Badan Litbang SDM, Kementerian KOMINFO bekerja sama dengan LSP TIK dan Dinas Kominfo Persandian dan Statistik Sulbar dengan biaya seluruhnya dari Anggaran Pusbang Literasi dan Profesi SDM Informatika Tahun 2017.
Sudjarwo menjelaskan bahwa kegiatan Fasilitasi Sertifikasi ini telah di selenggarakan sejak tahun 2008.  Tahun 2017 ini kami akan melaksanakan 41 (empat puluh satu)kali kegiatan serupa. Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi ini di wilayah Mamuju dan sekitarnya kali ini merupakan rangkaian Kegiatan Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Berbasis SKKNI untuk Angkatan Kerja Muda Tahun 2017 setelah sebelumnya kegiatan ini di laksnakan di Padang, Palembang, Banjarmasin, balikpapan, Bengkulu, Denpasar, tanjung Pinang, Jambi dan Ternate.

Pada sambutan Kepala Pusat Pengembangan Literasi dan Profesi SDM Informatika DR Ir Hedi menjelaskan bahwa kita mulai sebetulnya dari tahun 2008, memang ini untuk peningkatan daya saing angkatan kerja muda kita. Cuma di tahun 2015 ini kita sudah memasuki di era Masyarakat Ekonomi ASEAN sehingga ini di besarkan. Sehingga seluruh Kominfo, Bidang informatika ini ada 13.000 orang yang kita targetkan keseluruh indonesia itupun masih sedikit di bandingkan tadi dari lulusan SMK saja 250.000 orang pertahun Bidang informatika.

"kita hanya punya Anggaran hanya bisa mensertisifikasi 13.000 orang. sekarang fokusnya pendidikan vokasional termasuk DI,DII,DIII dan semua angkatan kerja se Indonesia ini cukup bagus. Ilmu itu bisa di dapat dari mana saja, dari Internet dan dari mana saja. sebetulnya saya optimis dimana pun mereka berada itu mereka punya kemampuan, asal mereka punya rasa semangat untuk belajar,baik belajar di kelas, belajar sendiri, maupun di diklat-diklat. Perlu diketahui orang sekarang mencari tenaga kerja bukan dari ijazahnya dan informatika tetapi dari keahliannya yang dimiliki, Tutup Hedi. 

Read 444 times Last modified on Kamis, 06 April 2017 18:14
(0 votes)