26 Mar 2017

Kadis PP dan PA, Pengendalian Penduduk dan Kb Sulbar Menutup Kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Lembaga Masyarakat Perempuan,Pemuda, Mahasiswa,Lembaga Masyarakat Peduli Politik

Kadis  PP dan PA, Pengendalian Penduduk dan KB, Darmawati hadir  menutup kegiatan Peningkatan Kapasitas Lembaga Masyarakat Perempuan,Pemuda, Mahasiswa,Lembaga Masyarakat Peduli Politik yang dilaksanakan di Kabupaten Mateng pada hari Jumat (23-24/ Maret 2017).Darma yang datang pada hari Sabtu memberi nformasi kepada panitia bahwa sebenarnya kondisinya kurang fit sehingga tidak bisa membuka kegitan ini.  Namun kehadirannya untuk menutup acara ini setelah masuk dalam ruangan dengan melihat wajah ibu-ibu yang penuh dengan keceriaan saya jadi bersemangat. Apalagi kehadiran Anggota DPRD Sulbar, Hastuti Indriani yang memberikan kejutan kepada saya untuk mengkomentari peserta pertama, tentu membuat  saya lebih terkejut, sepertinya saya termasuk dalam daftar peserta. Tapi alhamdulillah beberapa menit saya gugup, tetapi dengan mencermati, tentu hal ini bisa memberikan ilmu kepada kita semua.
"walaupun lima menit saya melihat penampilan Anggota DPR yang terplih selama tiga periode ini, Indri sapaan akrabnya telah memberikan tambahan pembelajaran yang sangat luar biasa. Melalui slide dari panitia tentunya untuk memberikan gambaran bagaimana profil wanita yang ada di Indonesia dan profil wanita yang ada di Provinsi Sulawesi Barat. Tetapi tidak usah jauh-jauh ada dua cerminan yang bisa kita lihat bagaimana
gambaran secara nyata, secara konkrik wanita provinsi Sulawesi Barat yakni ada didepan dan hadir dalam membagi pengalamannya, Hastuti Indriani dan anggota DPRD Kabupaten Mateng Ibu Diana yang juga telah menyempatkan hadir ditengah tengah kita.  Disampaikan juga bahwa dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan lagi gencar gencarnya, agar perempuan dalam politik melakukan kegiatan-kegiatan, sehingga bagaimana perempuan
yang ada di Indonesia bisa mencukupi paling tidak kuota 30 % itu. Itu yang mau kita jelaskan,tetapi melalui penjelasan yang diberikan ibu Hastuti Indriani yang berbicara
panjang lebar, tentu telah memberikan pemahaman, apalagi melalui pengalamannya selama menjabat tiga periode sebagai anggota DPRD Sulbar, Ujar darma.
  Tentunya dengan melihat perempuan yang ada di Provinsi Sulawesi Barat itu sangat jauh dari apa yang kita inginkan tetapi saya melihat dari tahun ke tahun ada peningkatan
walaupun tidak signifikan. Melihat komposisi jumlah penduduk yang ada di provinsi Sulawesi Barat saya melihat dari bahasa Statistiknya itu perbandingannya 101,amat sangat seimbang penduduk perempuan dan laki-laki. Bagaiman keinginan-keinginan kita untuk merekrut perempuan di politik itu ada di tangan perempuan.
"melalui penjelasan dari Anggota Dewan, Hastuti Indriani  telah banyak mengulas tentang ini dan tentunya kita melihat kesempatan ini bagaimana teman-teman perempuan bisa berkiprah di kancah politik. Ini kita harapkan kedepan, kita genjot, melalui teman-teman yang ada sekarang, bagaimana kita saling bahu membahu untuk memenuhi kuota 30 % walaupun sebenarnya sangat-sangat susah, Terang Darma.
Menurut Darma bahwa keterwakilan perempuan  masih banyak yang belum optimal dan tidak semua aktif, begitu juga,  saya lihat gambarannya di Mateng tidak semua aktif. Dengan alasan itu kita bisa bersama sama, baik dari pihak Dewan dalam hal ini Hastuti Indriani, bisa memberikan masukan.  Paling tidak perempuan se-Sulawesi Barat bagaimana kita bisa memberikan dorongan, paling tidak perempuan yang tampil di DPRD bisa menggambarkan, bisa memberikan cerminan keterwakilan perempuan yang hebat "tidak datang duduk hanya melongok tetapi memberikan kritikan-kritikan paling tidak kita seimbang dengan laki-laki dan meningkatkan kapasitas harap Darma.Seperti pelatihan yang kita lakukan karena kita berharap pelatihan ini tidak kita lakukan begitu saja tetapi paling tidak kita pulang kerumah dengan mendapat materi dua hari ini dan kita bisa berbuat. Salah satunya materi menjadi MC. paling tidak kita bisa tampil di acara-acara tertentu kita ada kesiapan, dan ini bisa berproses apabila kita lakukan secara terus menerus dan menjadi kebiasaan dan kita bisa tampil sebagaimana yang kita inginkan.
jujur saya juga melakukan berbagai macam pelatihan-pelatihan walaupun formal seperti lakpin 1, lakpin 2 saya juga berproses, berdiri, itu ada tahapan-tahapannya. "pentingnya pembelajaran melalui pelatihan semacam itu walaupun secara singkat tetapi paling tidak bisa menambah wawasan, menambah ilmu pengetahuan kita. Dijelaskan Darma bahwa  perubahan kelembagaan yang tadinya di Provinsi itu ada Biro Pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak tetapi sekarang menjadi Dinas Pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, pengendalian Penduduk dan KB dan sebanyak 75 % Program semuanya terkait dengan perempuan. Melalui  pelatihan pelaksanaan, perencaan,pengandaran eksposi jender. Saya berharap kepada peserta yang hadiri hari ini telah mendapatkan pengetahuan tentang politik dan tentu sudah bisa mempraktekkan nantinya.                  


Read 404 times Last modified on Minggu, 26 Maret 2017 23:35
(0 votes)
  1. Popular
  2. Recent
  3. Comments