Event

Launching Gerakan Nasional Revolusi Mental

Events - Apr 05, 2017

Launching Gerakan Nasional Revolusi Mental akan dilakukan pada Jum'at 7 April 2017 bertempat di Anjungan Manakarra. Launching direncanakan diikuti oleh kurang lebih 7.000 orang yang terdiri dari 3.000...

Mengapa Perlu Revolusi Mental

Hasil-hasil survei internasional sering menunjukkan bahwa dalam hal yang baik, angka untuk Indonesia cenderung rendah, tetapi dalam hal yang buruk cenderung tinggi.

Contoh, data Tranparency International menunjukkan persepsi tentang tingkat korupsi di sektor publik, dari 177 negara dan dengan 177 skor, Indonesia berada di rangking 114 dengan skor 32.
Ini di bawah Ethiopia yang berada pada posisi 111.

Masyarakat Indonesia sendiri merasa resah melihat perilaku, sikap serta mentalitas kita yang saling serobot di jalan raya, tak mau antre, kurang penghargaan terhadap orang lain. Serangkaian FGD (kelompok diskusi terfokus) di Jakarta, Aceh, dan Papua yang dilakukan oleh Kelompok Kerja Revolusi Mental Rumah Transisi juga menggambarkan keresahan masyarakat tentang karakter kita sebagai bangsa.
Nilai-Nilai Strategis Revolusi Mental
Sub Nilai
Kewargaan
Dapat Dipercaya

Sub Nilai
Profesional
Mandiri
Kreatif

Sub Nilai
Saling Menghargai
Gotong Royong
8 Prinsip Revolusi Mental

  1. Revolusi Mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik.
  2. Harus didukung oleh tekad politik (political will) Pemerintah
  3. Harus bersifat lintas sektoral.
  4. Kolaborasi masyarakat, sektor privat, akademisi dan pemerintah.
  5. Dilakukan dengan program “gempuran nilai” (value attack) untuk senantiasa mengingatkan masyarakat terhadap nilai-nilai strategis dalam setiap ruang publik.
  6. Desain program harus mudah dilaksanakan (user friendly), menyenangkan (popular) bagi seluruh segmen masyarakat.
  7. Nilai-nilai yang dikembangkan terutama ditujukan untuk mengatur moralitas publik (sosial) bukan moralitas privat (individual).
  8. Dapat diukur dampaknya dan dirasakan manfaatnya oleh warga masyarakat.
Siapa Penggerak Revolusi Mental

Revolusi mental bermula dari ajakan Presiden Jokowi sebagai pemimpin bangsa Indonesia untuk mengangkat kembali karakter bangsa yang telah mengalami kemerosotan dengan secepat-cepatnya dan bersama-sama (revolusioner).


Karena itu Revolusi Mental mula-mula digerakkan oleh Presiden dan didukung oleh suatu konsorium yang terdiri dari para tokoh nasional (birokrasi pemerintah, dunia usaha, tokoh agama, akademisi, seniman, budayawan, dan masih banyak lagi).

Gerakan ini diharapkan akan terus menyebar menjadi gerakan-gerakan masyarakat di tingkat lokal dan komunitas di seluruh Indonesia.

Penggerak Revolusi Mental adalah kita, seluruh bangsa Indonesia.
Kegiatan Sekretaris Daerah

KERJA SAMA PEMKAB DAN TMMD, WARGA DESA BELA KOPEANG RASAKAN KEMERDEKAAN

Kegiatan Sekda - Agu 03, 2017

Melalui  program TMMD  (TNI Manunggal Membangun Desa), yang kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mamuju,  telah berhasil membuka akses  jalan dari jalan poros Desa Taang menuju ke Desa Kopeang...

Kegiatan Legislatif

DPRD Sulbar Bahas Tentang Pergeseran Anggaran Tahun...

Kegiatan Legislatif - Mar 09, 2017

DPRD Provinsi Sulbar menggelar rapat agenda khusus Kamis (9/3) 2017 dan membahas tentang pergesaran anggaran tahun 2017. Rapat tersebut  sempat hadir dalam rapat kordinasi ini, ketua DPRD Provinsi Sulbar...

Transparansi